Breaking News:

Komisi Pemberantasan Korupsi

100 Hari Kerja KPK di Bawah Firli Disoroti, ICW: Hasilkan Berbagai Kontroversi

"Alih-alih menunjukkan kinerja yang lebih baik dari periode sebelumnya, justru yang dihasilkan adalah berbagai kontroversi," kata Peneliti ICW.

Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com
Ketua KPK, Firli Bahuri. 

Dua perkara itu pun, menurut dia, surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) sudah ditandatangani pimpinan sebelumnya.

Kurnia pun membandingkan kinerja Firli dkk dengan data sepanjang 2016-2019 di mana lembaga antirasuah itu sudah melakukan 87 kali OTT dengan total 327 tersangka.

"Jumlah penindakan yang dilakukan oleh KPK menurun drastis," jelas dia.

Faktor lain yang menyebabkan kerja Firli dkk dipertanyakan ialah seringnya melakukan pertemuan dengan berbagai pihak yang berpotensi mengikis nilai independensi.

Menurut catatan, Firli dkk telah bertemu dengan beberapa pihak yang memiliki kepentingan dengan perkara, yakni dua pimpinan MPR, Zulkifli Hasan dan Jazilul Fawaid.

Zulkifli merupakan saksi terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau pada 2014 yang menjerat eks Gubernur Riau Annas Maamun.

KPK memandang Zulhas, sapaan karibnya, merupakan pihak yang mengetahui langsung perihal alih fungsi hutan tersebut.

Sementara Jazilul diduga turut menerima uang dalam kasus dugaan korupsi proyek di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2016.

Dalam surat permohonan Justice Collaborator (JC) eks Politikus PKB Musa Zainuddin dikatakan bahwa Jazilul selaku Sekretaris Fraksi PKB menerima uang sejumlah Rp6 miliar.

"Ini jelas menggambarkan bahwa para Komisioner KPK tidak memahami pentingnya menjaga independensi kelembagaan," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved