Kriminal

Penemuan Ibu dan Anak Tewas Terluka di Sumsel, Kakak Curiga Pintu Tertutup, Begini Kronologinya

"Biasanya, subuh adik saya itu (Leni) sudah buka pintu. Tapi sampai matahari sudah terang, kok pintu rumahnya tidak terbuka," kata kakak korban.

tribunSumsel.com/Shinta Dwi Anggraini
Jenazah Leni Kartika Sari saat dibawa ke instansi forensik rumah sakit Bhayangkara Palembang, Minggu (22/3/2020). 

"Saya sangat tidak menyangka dengan kejadian ini," ujarnya.

Anwar sendiri begitu terpukul dengan peristiwa yang menimpa sang adik dan keponakannya.

Saat membawa jenazah sang adik masuk ke instalasi forensik RS Bhayangkara, ia bahkan tak kuasa menahan tangis.

Anwar yang semula terlihat kuat dan sibuk mengurus berbagai keperluan jenazah, seketika langsung terduduk usai membaringkan jenazah sang adik di ruang instalasi forensik.

Seraya menangis, ia terus menunduk kepala seraya menghapus air mata yang membasahi pipinya.

"Saya berharap, siapapun yang berbuat seperti ini ke adik saya, bisa segera mendapat ganjaran setimpal atas perbuatannya," harap dia.

Atas kejadian ini, pihak keluarga juga sudah membuat laporan ke pihak yang berwajib.

"Saya berharap kasus ini bisa segera terungkap," ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Kronologi Penemuan Ibu dan Anak di Banyuasin Tewas Terluka, Kakak Curiga Pintu Masih Tertutup.

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved