Berita Mitra

Penjualan Pakaian Bekas Alias Cabo Bakal Ditertibkan

Baju bekas cakar bongkar (Cabo) yang diperjualbelikan, hingga saat ini masih marak di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara.

Tribun Manado
Penjual Ini Temukan Uang Korea Dalam Pakaian Cabo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baju bekas atau warga lokal sebut cakar bongkar (Cabo) yang diperjualbelikan, hingga saat ini masih marak di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara.

Berdasarkan informasi yang didapat, penjualan baju bekas tersebut, masih beroperasi di pusat perbelanjaan Ratahan.

Salah satu warga mengakui, takut mengunjungi kawasan pasar. Apalagi membeli baju bekas yang nyatanya diimpor langsung dari luar negeri.

"Kita tetap, takut mendekati pasar. Lantaran baju bekas yang diimpor itu kan kebanyakan dari negara China," ungkap Deisy, warga Lowu Kecamatan Ratahan.

Hal tersebut mendapat perhatian dari Dinas Koperasi dan UKM Mitra.

Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UKM Gothileb Mamahit mengatakan, sebelumnya sudah diberikan imbauan terkait aktivitas jual beli cabo tersebut.

"Sebelumnya memang, dari pihak kami telah memberikan imbauan resmi kepada para pedagang cabo di kompleks pasar Ratahan. Akan tetapi bila ada informasi seperti ini bakal ditindaklanjuti," pungkas Mamahit saat dikonfirmasi hari ini Jumat (20/03/2020).

Hal ini merupakan salah satu langkah pencegahan masuknya Covid-19 di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

"Itu kan baju impor yang kebanyakan dari kawasan Asia. Yang saat ini merajalela Covid-19. Nantinya mereka akan ditertibkan," ungkap Gothileb.

Sementara itu, aktivitas tersebut menurut Kepala Bidang (Kabid) DiskopUKM, telah dilakukan koordinasi dengan pihak Polisi Pamong Praja (Pol-PP) untuk dilakukan penertiban.

Halaman
12
Penulis: Giolano Setiay
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved