Banjir Landa Kota Bitung

70 Mahasiswa dan 7 Staf Sekolah Tinggi Teologi di Evakuasi Akibat Banjir

Luapan air terjadi karena hujan deras mengguyur. Kondisi banjir juga terjadi di wilayah Kecamatan Ranowulu tepatnya di Kelurahan Duasudara.

istimewa
Kondisi STT yang terendam air di Kelurahan Duasudara Kecamatan Ranowulu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banjir melanda pemukiman warga di Kecamatan Girian dan Matuari, Kota Bitung, akibat luapan air dari DAS Girian, Kamis (19/32020) malam hingga Jumat dini hari.

Luapan air terjadi karena hujan deras mengguyur.

Kondisi banjir juga terjadi di wilayah Kecamatan Ranowulu tepatnya di Kelurahan Duasudara.

Sebuah sekolah tinggi teologi rumah murid kristus terendam air.

"Iya benar. Akibat luapan air itu 70 mahasiswa dan 7 staf serta dosen di evakuasi," jelas Rudy Wongkar Kepala BPBD Kota Bitung, Jumat (20/3/2020).

Menurutnya lokasi itu posisinya berada di dataran bawah sehingga ketika hujan deras, air dari dataran tinggi tumpah kesitu.(crz)

 Gadis Cantik Asal Manado Termotivasi Model Victoria Secret

Luapan Daerah Aliran Sungai Girian Akibatkan Puluhan Rumah Terendam Air

Hujan deras yang mengguyur kota Bitung Provinsi Sulut, sejak Kamis (19/3/2020) hingga Jumat dini hari mengakibatkan rumah puluhan kepala keluarga (KK) di Kecamatan Girian kemasukan air.

Dari informasi di lapangan, banjir masuk ke dalam rumah warga dari bagian belakang atau dapur.

Karena bagian rumah warga itu persis berada di dekat daerah aliran sungai (DAS) Girian.

Karena bagian rumah warga itu persis berada di dekat daerah aliran sungai (DAS) Girian.
Karena bagian rumah warga itu persis berada di dekat daerah aliran sungai (DAS) Girian. (christian wayongkere/tribun manado)

"Data sementara kondisi terparah di RT 1 dan 2 Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian. RT 1 banjir dialami 77 KK dan RT 2 44 KK," jelas Rudy Wongkar kepal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung, Jumat (20/3/2020).

Selain itu wilayah Kelurahan Girian Bawah, banjir yang disebabkan oleh luapan DAS Girian berdampak juga ke rumah warga di Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Matuari ada 43 KK.

Kemudian, masih di Manembo-nembo tepatnya di kompleks kuala bir ada 7 KK yang rumahnya kebanjiran.

"Saat ini kami sudah mendirikan dapur umum dan posko terpadu pemerintah, TNI dan Polri," tandasnya.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved