Internasional

Panic Buying Melanda Warga Inggris, Rak Mulai Kosong, Supermarket Batasi Pembelian

Karena khawatir akan terjadi lockdown, warga Inggris mulai belanja dengan panik.

antpkr
Ilustrasi supermarket 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rabu (18/3/2020) belanja dengan panik atau panic buying melanda warga Inggris.

Sejumlah rak di supermarket terlihat kosong lantaran warga takut akan terjadi lockdown.

Akibatnya warga mulai menimbun stok makanan.

Kondisi ini mendorong supermarket Tesco dan Sainsbury membatasi pembelian.

Mengutip Reuters, Rabu (18/3), Perdana Menteri Boris Johnson, yang mendapat kritik karena bertindak terlalu lambat dan terlalu hati-hati untuk mengatasi wabah virus coroana mengatakan pada hari Selasa bahwa tidak ada alasan untuk menimbun bahan makanan dan bahwa persediaan makanan aman.

Namun, di supermarket-supermarket, para pembeli ketakutan.

Lorong-lorong rak di Supermarket dibiarkan kosong hanya tinggal es krim dan coklat telur Paskah yang tersisa di banyak toko besar.

Terlihat juga antrian panjang dan berliku di beberapa supermarket pada hari Rabu, kata wartawan Reuters.

"Semakin buruk," kata seorang sumber di salah satu kelompok supermarket utama Inggris.

Sainsbury menerapkan pembatasan pembelian untuk mencegah panic buying.

Halaman
123
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved