Pilwako Bitung 2020
Dapat Dukungan dari Ojek Pangkalan, Calon Wali Kota dari PDI Perjuangan Sampaikan Ini
"Kami mendukung bapak, tidak ada kosong satu dan 01, insya Allah bapak menjadi 01," kata Liong disambut tepuk tangan pengurus dan anggota yang hadir.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ir Maurits Mantiri calon tunggal Wali kota Bitung dari PDI Perjuangan (PDIP) kembali mendapat dukungan dari komunitas ojek pangkalan, dari Perum Bimoli Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian Kota Bitung.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Liong Patamani selaku Ketua pangkalan ojek Perum Bimoli saat menggelar pertemuan rutin bulanan, Minggu (15/3/2020) malam di sebuah gang atau lorang perum Bimoli.
"Kami mendukung bapak, tidak ada kosong satu dan 01, insya Allah bapak menjadi 01," kata Liong disambut tepuk tangan pengurus dan anggota yang hadir.
Liong menjabarkan, dukungan dari pengurus dan anggota ojek pangkalan ada 115 orang, jumlah itu belum termasuk anak istri dan keluarga di rumah.
Pengurus juga menyerahkan dan memakaikan seragama kebesaran pangkalan ojek perum Bimoli, berupa kemeja berwarna hitam strip merah kepada Maurits.
Dalam tatap muka dengan pengurus dan anggota pangkalan ojek, Liong menjelaskan kepengurusan ini sudah ada dan terbentuk sejak 20 tahun lalu namun karena satu dan lain hal sempat fakum.
Lalu dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, para pengurus yang masih ada di areal perum Bimoli kembali mengais rejekinya lewat profesi tukang ojek pangkalan. Oleh karena itu dalam waktu beberapa bulan, kembali dibentuk kepengurusan, untuk melakukan penataan terhadap inventaris yang mulai rusak dan dalam upaya pengadaan yang baru.
"Karena untuk melakukan pertemuan dan lainnya kami penguru dan anggota pinjam. Kedepan dengan eksisnya pengurus dan ada iuran per Minggu bisa membeli inventaris dan kebutuhan lainnya," tuturnya.
Pertemuan rutin yang dilakukan pengurus dan anggota sendiri berlangsung dua kali dalam sebulan, setiap tanggal 15 dan 30.
Di hadapan sang calon wali kota yang saat ini menjaba wakil walikota, organisasi ojek pangkalan berkerinduan kalau ada program dari untuk memperbaiki pangkalan ojek yang sudah rusak karena ojek ini lahan pekerjaan. Mereka juga berkeinginan melalui Maurits Mantiri bisa membantu pembangunan mesjid lewat program dari pemerintah.
Di hadapan pengurus dan anggota ojek pangkalan, pembina, ketua BTM mesjid dan tokoh masyarakat, tokoh agama Maurits menyampaikan, terkiat apa yang disampaikan tadi tidak ada persoalan dan akan di eksekusi.
Terkait dengan perkembangan sekarang profesi ojek tidak boleh di pandang sebalah mata. Karena profesi ini sama seperti profesi yang sempat Maurits tekuni dulu, pernah mengais rejeki menjual es keliling jalan kaki dan sempat jual kue.
"Pahami apa yang kita kerjakan, seperti bisnis ini ojek sekarang bisa modern hingga ke luar negeri. Ojek asetnya lebih besar ketimbang maskapai penerbangan ternama di Indonesia, menunjukkan bisnis ojek ternyata tidak main-main jika di kreasikan seperti ojek online," jelas Maurits.
Dia akui memang saat ini pangkalan ojek dengan bisnis motor ojek masih pakai pola lama, dia menyarankan membuat sub gojek dengan pengelolaan lokal dari ojek di pangkalan.
Dia mencontohkan masyarakat di Bitung bisa order sesuatu seperti jasa pekerjaan rumahan dan jasa antar jemput via sosial media facebook dan lainnya.
"Lewat ojek pangkalan yang terhubung ke sosial media, ibu-ibu dalam pengurus bisa dilibatkan untuk jasa seperti membersihkan rumah, cuci pakain, strika pakaian dan pekerjaan rumah lainnya," kata dia.(crz)
• Antisipasi Covid-19, Upacara Bendera Hut Bolmong dan Pesta Rakyat Ditiadakan
Subscribe YouTube Channel Tribun Manado: