Breaking News:

Ahok Berbahaya jika Pimpin Ibu Kota Baru, Said Sidu Ungkap Perbedaan dengan Jusuf Kalla

Ahok yang beberapa kali disamakan dengan karakter Wakil Presiden 2014-2019, Jusuf Kalla (JK), membuat Said Didu mengungkap ketidaksetujuannya

Tribunnews/Jeprima
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Kementerian Sosial untuk menjalankan penyaluran subsidi gas LPG 3 kilogram. 

Menurutnya pendobrak bukan seseorang yang bisa melawan aturan.

"Nah, kalau dia memberikan pendobrak adalah bermain dalam kebijakan yang ada aturannya, itu namanya pendobrak."

"Yang didobrak adalah mekanisme pengambil keputusannya, bukan aturannya dilanggar," ungkapnya.

Lantaran pertanyaannya belum terjawab, Aiman lantas kembali menyinggug Jusuf Kalla.

Said Didu menjawab, Jusuf Kalla sosok pendobrak kebijakan bukan aturan.

"Kalau seandainya kita bicara Pak JK yang lebih sering dikenal lebih cepat lebih baik, mendobrak aturan bedanya dengan Pak Ahok apa," tanya Aiman lagi.

"Nah saya lama dengan Pak JK, Pak JK itu bermain di area kebijakan bukan melanggar aturan," jawab Said Didu.

Lantas, Said Didu mengingatkan kembali soal sejumlah kebijakan baru yang diambil Jusuf Kalla.

"Dulu kita ingat yang besar sekali ada penggantian minyak tanah ke gas, gas 3 kg itu semua di ruang kebijakan bukan di ruang aturan, bukan melanggar aturan."

"Kita inget ide dia mau membangun tower untuk perumahan kan itu semua dalam aturan," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved