Bermaksud Minta Uang, Seorang Remaja Tewas Dicekik Ayah Kandung, Polisi Temukan Fakta Baru

Bermula dari rasa kesal sang sayah terhadap Delis yang terus merengek meminta uang study tour Rp 400.000.

TribunJabar.com/Firman Suryaman
Terungkap cara keji BR buang jasad anaknya di gorong-gorong depan sekolah 

TRIBUNMANADO.CO.ID , -  Kasus pembunuhan ayah terhadap anak, terungkap bahwa antara bapak dan anak itu sebelumnya terlibat cekcok.

Diketahui sebelum BR, ayah kandungnya menghabisi Delis Sulistina (13) di rumah kosong, Jalan Laswi, Kota Tasikmalaya, Kamis (23/1/2020) sore.

Bermula dari rasa kesal sang sayah terhadap Delis yang terus merengek meminta uang study tour Rp 400.000.

"Dalam rekonstruksi di rumah kosong (Kamis 12/3, Red) BR ternyata terlibat cekcok dengan Delis sebelum tersangka gelap mata dan mencekik leher Delis," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto, seusai rekonstruksi, Kamis (12/3/2020).

Adegan BR mengejar Delis Sulistina yang lari setelah berhasil lepas dari cekikan pertama di rumah kosong Jalan Laswi, dalam rekonstruksi, Kamis (12/3).
Adegan BR mengejar Delis Sulistina yang lari setelah berhasil lepas dari cekikan pertama di rumah kosong Jalan Laswi, dalam rekonstruksi, Kamis (12/3). ((tribunjabar/firman suryaman) ())

Ketika itu BR hanya memiliki Rp 300.000, itu pun Rp 100.000 di antaranya pinjam dari majikannya.

Ternyata belakangan diketahui bukan merengek tapi cekcok.

"Korban meminta dipenuhi Rp 400 ribu tapi tersangka hanya ada Rp 300 ribu sehingga terjadi cekcok di antara mereka. BR kemudian mencekik Delis dan sempat lepas tapi dicekik lagi hingga meninggal," ujar Anom.

Wati Candrawati (46), menyebut hubungan antara BR dengan Delis memang tidak harmonis.

Setelah BR bercerai dengan Wati lebih dari lima tahun lalu, Delis dibesarkan sendiri oleh Wati.

Lokasi BR memasukkan jasad Delis di depan SMP Negeri 6, Kota Tasikmalaya, Jalan Cilembang, adalah tempat terbuka dan merupakan jalan yang ramai.
Lokasi BR memasukkan jasad Delis di depan SMP Negeri 6, Kota Tasikmalaya, Jalan Cilembang, adalah tempat terbuka dan merupakan jalan yang ramai. ((Tribun Jabar/Firman Suryaman) ())

"Jadi Delis memang membenci bapaknya. Apalagi jika mengirim uang bagi Delis tidak seberapa. Dalam sebulan paling hanya Rp 100 ribu," ujar Wati.

Halaman
12
Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved