Sulawesi Utara

Kapolda Tertibkan Tambang Potolo, Stenly : Hak Rakyat untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup Ditutup

Aksi Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Drs Royke Lumowa, menertibkan lokasi tambang meninggalkan kecurigaan buruh dan masyarakat sekitar.

ISTIMEWA
Suasana Tambang Potolo yang ditertibkan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Drs Royke Lumowa, menertibkan lokasi tambang Potolo, yang terletak di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lonayan, Kabupaten Bolmong, Sulut, meninggalkan kecurigaan buruh dan masyarakat sekitar.

Pasalnya, penutupan usaha emas yang dikelola tiga koperasi yakni Hatama, Waskita Utama dan Medio Potolo itu, dianggap sebagai tindakan responsif penegak hukum tanpa meneliti siapa oknum yang menciptakan kegaduhan.

Dari hasil investigasi sejumlah media massa, ditengarai ada oknum mantan polisi yang mempunyai kepentingan tidak sehat dan berusaha menerobos usaha tambang rakyat itu.

Nama oknum mantan anggota Polda Sulut itu disebut-sebut berhasil mempengaruhi keputusan lembaga penegak hukum, untuk menindak usaha resmi yang sudah berlangsung bertahun-tahun di Potolo Bolmong.

"Dia (oknum mantan anggota Polda) buka lokasi tambang di titik sekitar.

Tapi gagal dan merugi. Lantas dia paksa mau menambang di lokasi orang. Tapi tidak diberi pemilik lokasi.

Lalu saya yang dia seret sebagai mafia di tambang itu," ungkap salah satu pengelola tambang di Potolo bernama Stenly, Jumat (13/3/2020) tadi kepada wartawan tribunmanado.co.id.

Stenly juga menegaskan, status dia di usaha tambang itu hanya sebagai pengelola, yang dikontrak pemilik tambang karena kompetensi yang berkaitan dengan penambangan.

"Saya bukan pemilik tambang. Bukan mafia atau apalah. Saya tahu kemauan oknum yang mendesak penertiban tambang Potolo. Tapi masakan karena gagal dan tidak produktif kemudian memaksa penegak hukum menutup tambang resmi yang sudah bertahun-bertahun menjadi dapur hidup masyarakat,'' sesal Stenly.

Ia berharap, Polda Sulut mempertimbangkan langkah penertiban dan tidak dipengaruhi kepentingan oknum tertentu.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved