PENGAKUAN Tersangka Penabrak Ibu Hamil 7 Bulan, Minta Maaf Hingga Minta Penangguhan Penahanan  

Di depan rekan media, FMS mengaku menyesali atas kesalahannya tersebut. "Saya menyesal karena udah melakukan kesalahan," ujarnya.

Istimewa
Pengakuan Tersangka Penabrak Ibu Hamil 7 Bulan, Penangguhan Penahanan Dikabulakan Polisi  

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan Ibu hamil 7 bulan meninggal dunia sedang berproses di kepolisian.

Kejadian yang sempat membuat heboh masyarakat dan warganet tersebut sudah ditetapkan FMS (29) sebagai tersangka.

Ketika FMS (29) tersangka penabrakan ibu hamil ER (26) hingga tewas menyampaikan permohonan maafnya ketika mendatangi Unit Laka Lantas Polres Jakarta Barat.

Di depan rekan media, FMS mengaku menyesali atas kesalahannya tersebut. 

"Saya menyesal karena udah melakukan kesalahan," ujarnya.

"Saya minta maaf saya tidak sengaja, saya menyesal, saya minta maaf kepada semua rekan-rekan sama keluarga sama temen-temen korban yang mungkin belum bisa menerima permintaan maaf saya, saya menyesal di sini," ungkap FMS dikutip dari channel YouTube KompasTV, Minggu (1/3/2020). 

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan yang menewaskan ER terjadi di Gang Madat Jalan Palmerah Utara IV, RT 13 RW 06, Palmerah, Jakarta Barat pada Sabtu (22/2/2020) siang.

Saat itu, FMS sedang belajar mengemudikan mobil dengan transmisi otomatis atau matic bersama suaminya.

Dia kaget saat melihat korban ER (26) menyeberang.

Dalam kondisi kaget, FMS bukan injak rem, ia justru menginjak pedal gas. Mobil lalu melaju dan menabrak ER hingga membentur tiang listrik.

Halaman
1234
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved