Puan: Pak Dewa Harus Segera Bekerja Gantikan Wahyu Setiawan

I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi akhirnya resmi menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), menggantikan Wahyu Setiawan

Puan: Pak Dewa Harus Segera Bekerja Gantikan Wahyu Setiawan
Instagram/puanmaharaniri
Puan Maharani foto selfie bersama ibunya, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi akhirnya resmi menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), menggantikan Wahyu Setiawan yang tersandung kasus korupsi.  Raka Sandi disahkan dalam rapat paripurna DPR , Kamis (27/2) siang.

 "Salah satu agendanya adalah laporan Komisi II DPR RI terhadap pergantian calon anggota KPU dilanjutkan pengambilan keputusan," kata Ketua DPR Puan Maharani.

Tetty-Elly Harus Kalahkan Vicky-VAP: Tokoh Politik Kumpul di Pakowa

 Raka Sandi menggantikan Wahyu Setiawan yang sebelumnya menyatakan mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penetapan pergantian antar waktu (PAW)anggota DPR 2019-2024, yang melibat Harun Masiku. Hingga kini Harun Masiku masih buron.

Keputusan Tingkat I terkait pemilihan Raka Sandi telah diambil dalam rapat Komisi II DPR pada Selasa (11/2).

"Dengan demikian komisioner KPU yang mengundurkan diri karena kasus hukum segera ada penggantinya, agar jumlah anggota KPU lengkap sehingga mereka siap menghadapi tahapan-tahapan pilkada serentak," ujar Puan.

 Selain itu, paripurna juga mengagendakan pelantikan tiga anggota pengganti antarwaktu (PAW).

DPR juga akan melantik anggota PAW untuk menggantikan Menkumham Yasonna Laoly dan Menteri Sosial Juliari Batubara dari Fraksi PDI-P dan Menkominfo Johnny G Plate dari Fraksi Nasdem.

"Ada tiga orang yang akan dilantik. Mereka adalah pengganti anggota DPR yang  diangkat menjadi menteri kabinet," tutur Puan. Kemudian, paripurna hari ini merupakan rapat penutup Masa Persidangan II Tahun 2019-2020. Puan akan menyampaikan pidato penutupan masa sidan

Ketua DPR Puan Maharani berpesan kepada I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi agar cepat menyesuaikan diri setelah ditetapkan sebagai komisioner KPU. Sebab, Puan mengatakan, pelaksanaan Pilkada 2020 sudah di depan mata.

"Pak Dewa harus segera bekerja secara profesional, enggak bisa lama belajar. Harus segera mengikuti proses yang ada di KPU karena sebentar lagi kita akan menuju Pilkada 2020 yang  prosesnya itu sekarang sedang berlangsung," kata Puan.

Konsumsi 3 Jenis Narkoba: Vitalia Terancam 5 Tahun Penjara

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved