Dinas Pariwisata Lakukan Ini untuk Wisata Alam Ranu Manduro Ngoro Mojokerto yang Viral

Padang savana Ranu Manduro yang viral dan ramai diperbincangkan netizen di media sosial.

Dinas Pariwisata Lakukan Ini untuk Wisata Alam Ranu Manduro Ngoro Mojokerto yang Viral
(Kolase Tribunnews (Instagram @cowboyrimba, @masih_husni, @frido_pranata, @mukhammad_iqro, dan @rheny_emblaks_cuy) Foto-foto Wisata Lokal Ranu Manduro Mojokerto yang disebut Mirip Selandia Baru Foto-foto Wisata Lokal Ranu Manduro Mojokerto yang dise
Foto-foto Wisata Lokal Ranu Manduro Mojokerto yang disebut Mirip Selandia Baru 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Padang savana Ranu Manduro yang viral dan ramai diperbincangkan netizen di media sosial.

Kini Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemkab Mojokerto melakukan peninjauan tempat padang savana Ranu Manduro.

Padang savana Ranu Manduro ini menjadi populer dan banyak didatangi pengunjung dari luar kota.

Setelah netizen melihat hasil foto dan video di bekas galian Sirtu Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto yang bermetamorfosis menjadi pemandangan alam menajubkan, seperti diluar negeri.

Kepala Dipaspora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo menjelaskan pihaknya tidak mempersoalkan apabila masyarakat setempat memanfaatkan Ranu Manduro sebagai tempat istirahat sementara.

Ranu Manduro
Ranu Manduro (tribunnews)

"Kalau dari pemerintah Kabupaten Mojokerto karena tempat itu bekas galian Sirtu tidak tahu berapa lama ditinggalkan selesainya itu tidak direklamasi, kalau memang dipakai untuk tempat istirahat sementara ya tidak apa-apa namun misalnya kalau ada retribusi harus sesuai aturan," ungkapnya saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Kamis (27/2/2020).

Ia mengatakan Tim Disparpora akan melihat lokasi Ranu Manduro yang terlanjur viral di media sosial.

Setidaknya ada tiga orang dari bidang pariwisata Pemkab Mojokerto yang meninjau ke lokasi tersebut.

"Tujuannya ya meninjau tempat ini milik siapa terus progres pengelolaan ke depannya seperti apa," ujarnya.

Masih kata Susilo, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemdes (Pemerintah Desa) mengenai potensi tempat wisata dan kelanjutan ke depannya.

Halaman
1234
Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved