Breaking News
Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Virus Corona

Pemerintah Memastikan Tak Akan Ada Seorangpun WNI yang Ditinggalkan di Kapal World Dream

Pemerintah memastikan tidak adakan ada satupun WNI yang ditinggalkan dalam proses evakuasi 188 WNI di Kapal Pesiar World Dream.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
(Shutterstock)
Kapal World Dream 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah mengevakuasi 188 Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan kru Kapal World Dream pada Rabu (26/2/2020).

Juru Biacar Presiden Fadjroel rachman mengatakan tidak akan ada satupun WNI yang ditinggalkan dalam evakuasi tersebut.

"Tidak ada seorang pun yang akan ditinggalkan pemerintah. Dan itu keputusan politik yang sudah diambil oleh Presiden Joko Widodo," kata Fadjroel kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Fadjroel menjelaskan, saat ini 188 WNI yang berada di Kapal World Dream itu dijemput menggunakan KRI Dr Soeharso di Teluk Durian.

"Dengan kecepatan kapal sekarang, diperkirakan KRI dr Soeharso akan sampai di lokasi pertemuan (rendevouz,red) dengan kapal pesiar World Dream sekitar jam 12.00 WIB siang ini," ucap Fadjroel.

"Proses evakuasi kemanusiaan dari kapal ke kapal ini akan berlangsung beberapa jam, kemudian KRI dr. Soeharso akan berlayar ke pulau transit observasi, Pulau Sebaru di Kepulauan Seribu, Jakarta," tambahnya.

Fadjroel juga memastikan, observasi terhadap 188 WNI tersebut akan berlangsung selama 14 hari di bawah pengawasan Kemenkes sesuai standar protokol kesehatan WHO.

Proses observasi akan dilakukan di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu.

"Perlakuan sama terhadap WNI berlaku baik yang di Provinsi Hubei, kapal Diamond Princess, maupun yang berada kapal di World Dream," jelasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Istana Pastikan Tak Seorang Pun Ditinggal Saat Proses Evakuasi di Kapal Pesiar World Dream.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved