Soal Kasus Pelanggaran HAM Berat di Paniai, Mahfud: Kita Panggil Jaksa Agung Untuk Menjelaskan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menko Polhukam) Mahfud MD, mengatakan, Komnas HAM merupakan lembaga negara.

Soal Kasus Pelanggaran HAM Berat di Paniai, Mahfud: Kita Panggil Jaksa Agung Untuk Menjelaskan
Kompas.com
Menko Polhukam Mahfud MD. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menko Polhukam) Mahfud MD, mengatakan, Komnas HAM merupakan lembaga negara yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang.

Dengan begitu, ketika Komnas HAM memproduksi laporan, maka produk tersebut harus diterima sebagai produk lembaga negara.

Sebagai produk lembaga negara, maka keputusan laporan yang dikeluarkan oleh Komnas HAM akan diputuskan Kejaksaan Agung.

"Nah biar Kejaksaan Agung yang mengolah, sekarang Kejaksaan Agung sedang mengolah itu (berkas laporan Komnas HAM)," kata dia.

Nah terkait berkas penyelidikan peristiwa Paniai di Papua yang dinyatakan sebagai pelanggaran HAM berat oleh Komnas HAM, Mahfud mengatakan dirinya akan segera memanggil Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin 

"Nanti dalam seminggu ke depan, mungkin akan kita panggil Jaksa Agung untuk menjelaskan. Kan saya tidak dapat suratnya (berkas laporan Komnas HAM)," ujar Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Diberitakan, Komnas HAM menetapkan Peristiwa Paniai pada 7-8 Desember 2014 sebagai peristiwa pelanggaran HAM berat. Hal ini diputuskan dalam Sidang Paripurna Khusus Komnas HAM pada 3 Februari 2020.

Keputusan paripurna khusus tersebut berdasarkan hasil penyelidikan oleh Tim Ad Hoc, yang bekerja selama 5 tahun mulai dari tahun 2015 hingga 2020.

Dalam Peristiwa Paniai terjadi kekerasan penduduk sipil yang mengakibatkan empat orang yang berusia 17-18 tahun meninggal dunia akibat luka tembak dan luka tusuk. Kemudian, 21 orang lainnya mengalami luka penganiayaan.

Mengenal Henneguya Salminicola, Hewan yang Satu-satunya Tidak Bernafas, Ini Kata Ilmuan

Publik Ingin Jokowi Tuntaskan Kasus G 30 September 1965, Kerusuhan 1998 dan 3 Kasus HAM Berat

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved