Resmi Menjadi Desa ke-81, Bupati Berharap Molobog Timur Lampaui Kemajuan Desa Lainnya

Ia menambahkan, tahun ini juga akan dibangun sekolah dasar, sudah ada anggaran dan lahan lokasinya.

Resmi Menjadi Desa ke-81, Bupati Berharap Molobog Timur Lampaui Kemajuan Desa Lainnya
sitti nurjanah/tribun manado
Bupati Boltim Sehan Salim Landjar saat memberikan sambutan pada acara syukuran Desa Molobog Timur 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Secara resmi Desa Molobog Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) telah dikukuhkan.

24 Februari 2020 menjadi hari bersejarah bagi warga Molobog Timur.

Acara pengukuhan ditandai dengan syukuran yang dirangkaikan dengan refleksi 4 tahun kepemimpinan Sehan-Rusdi (Se-Ru) dihadiri langsung oleh Bupati Boltim Sehan Salim Landjar.

Dengan diresmikan Desa Molobog Timur, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar meminta kepada Sangadj, BPD dan seluruh perangkat agar bekerja keras karena anggaran telah tersedia tidak kurang dari Rp 1.2 milliar.

"Saya yakin apabila sangadi, BPD dan perangkat bekerja maksimal maka dalam jangka waktu 3 tahun ke depan desa ini akan menyamai bahkan melampaui kemajuan pembangunan desa-desa tetangga karena kecil wilayahnya dan potensial," ucapnya.

Menurutnya, apabila hak tersebut dapat terwujud maka dirinya akan mengutus Molobog Timur pada lomba desa.

Eyang sapaan Bupatu Boltim berharap agar Bumdes segera dibentuk dengan beberapa unit usaha atau kegiatan seperti unit simpan pinjam desa yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang butuh biaya untuk berobat misalnya.

"DD juga dapat digunakan untuk merehabilitasi rumah penduduk yang tidak layak terutama yang di jalur jalan trans melalui sistem gotong royong dalam pelaksanaannya untuk menekan biaya pekerjaan," ucapnya.

Ia menambahkan, tahun ini juga akan dibangun sekolah dasar, sudah ada anggaran dan lahan lokasinya.

"Akan diupayakan juga agar jalan dari desa Atoga Timur yang tembus di desa ini akan dihotmix, dan akan ada pelebaran jalan desa sampai di ujung kampung," ucapnya.

Lanjutnya, pada tahun ini juga akan giatkan 1.500 Dasa Wisma, yang akan direkrut ibu-ibu dengan honor Rp 200 ribu, yang tugasnya adalah mengawasi dan mendata keadaan dari rakyat di sepuluh rumah itu kemudian melaporkannya kepada sangadi.

"Jadi saya berharapkan jikala Sangadi, BPD dan perangkat kompak maka perkembangan desa ini akan semakin nampak ke depan seperti pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, sektor usaha, pendidikan dan kesehatan," imbuhnya. (ana)

 Gadis Cantik Asal Manado Termotivasi Model Victoria Secret

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved