Sulut Maju

Olly Bertani di Bolmong, Petik Jagung, Kendarai Traktor di Sawah, Serahkan Bantuan

ISTIMEWA
Olly Bertani di Bolmong, Petik Jagung, Kendarai Traktor di Sawah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peluh membasahi kameja Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey saat dirinya memetik jagung di Desa Kopandakan 2, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, Senin (24/02/2020) siang.

Jagung seakan membuat Olly lupa dengan terik matahari yang kala itu menciptakan kegerahan luar biasa.

Ia sibuk dengan jagung.

Setelah dicabut, dikupas kemudian dibersihkan.

Dari ladang jagung, Olly pindah ke sawah.

Di sana ia mengendarai traktor bantuan.

Para petani terkagum kagum melihat Olly yang tampak menyatu dengan ladang.

Tak banyak yang tahu bila Olly terbiasa berkebun.

Hal yang sering ia lakukan adalah mengupas kelapa.

Saat itu Olly hadir dalam kegiatan gerakan Panen padi sawah dan jagung di Lapangan Desa Kopandakan 2, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Senin (24/2/2020) siang.

Dalam kegiatan itu Olly bertemu petani menyerahkan bantuan traktor dan bibit.

Kegiatan itu adalah penutup lawatannya selama 3 hari di Bolmong.

Olly mengajak seluruh warga BMR mendukung program pemerintah.

Sebut Olly, di era Jokowi, semua jadi mudah bagi warga Sulut termasuk BMR.

"Karena pemerintah Sulut dekat dengan pemerintah Jokowi," kata dia.

Menurut Olly, kedekatan itu membuat semua proyek bak sulap.

Ia mencontohkan pembangunan jalan lolak.

"Saya dan bupati Bolmong bilang ke presiden dan langsung jadi, sekarang sudah empat kilo," kata dia.

Dikatakan Olly, pemerintah Jokowi masih empat tahun lagi.

Masih banyak waktu untuk menuntut kue pembangunan ke pemerintah pusat.

"Ini kesempatan kita, kesempatan itu tidak datang dua kali," katanya.

Pada kesempatan itu, Olly menyinggung soal kawasan industri Mongondow.

Menurut Olly, kawasan itu akan menyerap 33 ribu tenaga kerja.

Agar warga BMR tidak jadi penonton di negeri sendiri, Olly menyiapkan pemberdayaan SMK se BMR.

"Kita kasih gedung dan peralatannya agar siswa bisa belajar macam macam ketrampilan agar nantinya mereka bisa
diserap industri besar di Bolmong nantinya," kata dia.

Dikatakan Olly, Bolmong bakal memiliki universitas negeri.

Lahannya sudah dihibahkan.

Untuk pertanian, sebut Olly, Bolmong akan mendapat jatah 50 ribu heltare lahan jagung. "Dari 70 ribu hektare di Sulut, 50 ribu milik Bolmong," katanya.

Turis dan Avokad

Olly Dondokambey menceritakan kisahnya makan durian di Bolmong. "Saya makan durian di Bolmong, memang jago duriannya," kata Olly.

Olly menuturkan, dirinya mengajak para pejabat Pemprov makan durian.

Namun banyak yang menolak karena takut.

"Saya tak takut, kemarin makan satu, tadi juga makan satu," kata dia.

Olly membeber, turis Asia Timur paling suka makan avokad dan durian.

Sebut Olly, Bolmong bakal jadi daerah destinasi wisata seiring dibukanya bandara lolak.

Ia membagi 3.000 bibit durian dan avokad kepada petani Bolmong.

"Tanam itu, dua tahun depan kalau bandara Lolak sudah jadi maka turis yang datang ke Lolak akan membeli avokad dan durian," kata dia.

Olly optimistis turis asia timur akan kembali ke Sulut pasca meredanya virus corona.

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow membeber peran ODSK dalam pembangunan kawasan Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Beberapa di antaranya kategori untold story.

"Saya ke luar negeri, investor tawarkan mau bangun peternakan sapi terbesar, atas saran pak gub peternakan itu dibawa ke Bolmut saja," kata dia.

Sebut Yasti, di Bolmut akan dibangun pula pabrik gula dengan lahan sebesar 7.000 hektare.

Bebernya, sentuhan ODKS juga terasa di rumah sakit Pobundayan Kotamobagu.

"Bantuan pak Gub ke rumah sakit tersebut berjumlah 70 miliar," kata dia.

Untuk Bolmong, kata Yasti, tak terkira lagi bantuan ODSK.

Berkat ODSK bantuan untuk waduk kuwil melonjak dari 800 miliar menjadi 1,9 triliun.

"Untuk bandara Lolak, berkat ODSK runwaynya ketambahan dari 1600 meter menjadi 3000 meter," kata dia.

Dikatakan Yasti, Bolmong kini punya kawasan industri bernilai triliunan rupiah.

Hal itu terwujud karena pengaruh ODSK.

"Jika terwujud akan menyerap 33 ribu tenaga kerja," kata dia.

Jalan di Lolak bisa lebar atas jasa Olly pula.

"Mau digarap sampai 25 kilometer," katanya.

Menurut Yasti, semua diberikan ke BMR dengan tulus.

Meski suara ODSK tak signifikan di BMR dalam pilgub edisi sebelumnya.

"Makanya ODSK harus menang di Bolmong agar kita bisa menagih ke pak Olly," kata dia.

(Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

BERITA TERPOPULER :

 Ketua DPRD DKI Buka Borok Proyek Atasi Banjir Gubernur Anies, Sebut Kesalahan Bina Marga dan SDA

 5 Fakta Andrea Sepang Meninggal Akibat 4 Tikaman, Kronologi hingga Polisi Yakin Tangkap Pelaku

 Video Ahok Disebut Bocorkan Anggaran Rp 2,16 Triliun, Viral Massa Desak BTP Mundur dari PT Pertamina

TONTON JUGA :