Aksi 212

Komentar Anak-anak Peserta Aksi 212 Saat Emak-emak Singgung Jokowi: Membela Kebenaran Buat Dianuin

Selain orang-orang dewasa, massa dari anak-anak di bawah 17 tahun juga terpantau mengikuti aksi demonstrasi 212.

Komentar Anak-anak Peserta Aksi 212 Saat Emak-emak Singgung Jokowi: Membela Kebenaran Buat Dianuin
Igman Ibrahim
Ratusan Anak-anak Jauh-jauh Datang Ikut Aksi 212, Beri Pesan Untuk Penguasa: Kita Bela Kebenaran 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada Aksi 212, emak-emak sempat memberikan orasinya di depan massa yang datang di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Jumat (21/2/2020).

Dalam orasi yang disampaikan oleh emak-emak yang tidak diketahui sosoknya itu, ia sempat menyinggung Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Dilansir TribunWow.com dari channel YouTube Kompas TV, emak-emak itu awalnya menegaskan bahwa aksi 212 bukan aksi makar.

Menurutnya, apa yang diungkapkan merupakan bagian dari hak konstitusionalnya.

"Saya mengemukakan pendapat saya bukan sebagai tanda makar kepada pemerintah tidak."

"Perlu diketahui ini adalah hak konstitutisional lebih dari pada itu konsep makar tidak ada dalam Islam," ungkap Emak-emak tersebut.

Umat muslim mengikuti aksi reuni 212 di Kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (2/12/2018). Aksi tersebut sebagai reuni akbar setahun aksi 212.
Umat muslim mengikuti aksi reuni 212 di Kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (2/12/2018). Aksi tersebut sebagai reuni akbar setahun aksi 212. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Lalu ia mengeluhkan harga cabai yang naik hingga kenaikan iuran BPJS.

"Ada apa dengan negeri kami ini sampai sedemikian rupa jadinya emak-emak merana dengan harga cabe melangit."

"Semua tarif listrik, BPJS naik dua kali," keluhnya.

Emak-emak itu menduga Menteri Keuangan, Sri Mulyani sudah bingung mencari dana untuk biaya kehidupan rakyat Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved