Virus Corona Renggut Kakek-Nenek 80-an Tahun: Penumpang Kapal Pesiar yang Terjangkit Virus

Dua orang penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang positif terkena virus Corona dilaporkan meninggal dunia.

Virus Corona Renggut Kakek-Nenek 80-an Tahun: Penumpang Kapal Pesiar yang Terjangkit Virus
(Behrouz MEHRI/AFP)
Dua bus tiba di sebelah kapal pesiar Diamond Princess, dengan orang-orang dikarantina di dalam kapal karena kekhawatiran akan coronavirus baru, di Daikaku Pier Cruise Terminal di pelabuhan Yokohama Jepang pada 16 Februari 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Dua orang penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang positif terkena virus Corona dilaporkan meninggal dunia. Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kemungkinan segera mengevakuasi terhadap 74 warga negara Indonesia (WNI) yang masih terisolasi di kapal pesiar Diamond Prencess. Terdapat 3.711 penumpang dan kru kapal tersebut dikarantina di atas kapal dekat Pelabuhan Yokohama, Jepang sejak 5 Februari 2020.

Kematian dua penumpang tersebut dikonfirmasi oleh Pejabat Pemerintah Jepang. Mengutip dari NHK News, Kamis (20/2), penumpang tersebut berjenis kelamin laki-laki usia 87 tahun dan perempuan berusia 84 tahun.

Aktivis Perempuan Tolak RUU Ketahanan Keluarga

Dilansir UPI, pria berusia 87 tahun ini dipindahkan dari kapal pesiar ke rumah sakit pada 11 Februari lalu, setelah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Kemudian, perempuan berusia 84 tahun mendapat penanganan di fasilitas medis tersebut satu hari setelahnya. 

Disebutkan, keduanya memiliki catatan kesehatan tersendiri. Kematian tersebut terjadi setelah para penumpang kapal yang dites negatif mulai meninggalkan kapal setelah dua minggu menjalani karantina.

Secara total 3.711 orang di kapal, yakni 2.666 penumpang dan 1.045 awak kapal pesiar Diamond Princess. Karantina dilakukan selama dua pekan saat kapal pesiar berlabuh di Pelabuhan Yokohama pada awal bulan ini. Hingga Rabu (19/2), setidaknya 621 orang dinyatakan terinfeksi virus Corona. 

Menurut Presiden Jokowi, evakuasi akan dilakukan mengingat 500-an orang penumpang dan kru kapal Diamond Princess terkonfirmasi telah tertular virus Corona di atas kapal. Di antaranya, empat orang kru kapal asal Indonesia positif terpapar. "Iya (rencana evaluasi, Red), sekarang ini yang 74 (WNI, Red) itu masih di dalam kapal," kata Jokowi di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (20/2).

Jokowi akan membuka komunikasi dengan pemerintah Jepang. Pasalnya, Kapal pesiar Diamond Princess itu telah labuh jangkar di perairan Yokohama, Jepang sejak dua pekan silam. "Kita masih terus membahasnya dengan otoritas di Jepang," ujar Jokowi.

Kepala Negara pun belum berbicara perihal observasi bagi ke-74 WNI tersebut jika sudah kembali ke Indonesia. "Belum, wong pulangnya juga belum," jelasnya.

Terdapat 3.700 penumpang dan anggota anak buah kapal atau kru di kapal pesiar yang tiba di Jepang pada awal bulan tersebut. Mereka semua berasal dari 56 negara dan wilayah, termasuk Indonesia. Kapal Diamond Princess sudah dua pekan dikarantina di dekat pelabuhan Yokohama, Jepang usai ditemukannya COVID-19 pada penumpang yang turun di Hong Kong.
Jokowi memastikan pemerintah terus memantau kondisi empat warga negara Indonesia (WNI) yang positif terjangkit virus Corona di atas kapal pesiar Diamond Princess. "Itu sudah dibawa juga ke rumah sakit yang ada di Jepang. KBRI dan Kementerian Luar Negeri selalu memantau," kata Jokowi.

PA 212-FPI Ancam Pengacau Aksi: Aksi Diklaim Diikuti 100 Ribu Massa

Presiden juga memastikan terus menantau kondisi 74 WNI yang masih berada dalam kapal yang bersandar di perairan Yokohama. Ia akan terus berkomunikasi dengan pemerintah Jepang untuk memastikan keempat WNI positif corina dan ke-74 WNI mendapat perlakuan kesehatan sesuai dengan standard operasional prosedur World Health Organization (WHO).

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved