Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pencurian Komputer di Mitra

10 Unit Komputer Milik SMK Kristen Tombatu Hilang, Polisi Masih Melakukan Penyelidikan

Pihaknya dibantu pihak sekolah, terus melakukan investigasi terkait kasus yang menekan kerugian ratusan juta itu.

Penulis: Giolano Setiay | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
10 Unit Komputer Milik SMK Kristen Tombatu Hilang, Polisi Masih Melakukan Penyelidikan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar tak sedap muncul dari postingan akun facebook dari seorang guru di SMK Kristen Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara beberapa waktu lalu.

Postingan tersebut menjadi perbincangan hangat masyarakat dan warganet. 

Pasalnya, dalam postingan tersebut. Akun yang bernama Ocha Runturambi Lalatobur, memposting dan memberikan tulisan yang berisi, "Telah terjadi kehilangan 10 unit komputer Lenovo warna putih dan server beserta UPS di SMK KRISTEN TOMBATU. Total anggaran Rp 101.500.000. komputer tersebut nantinya dipersiapkan untuk UNBK, tapi telah dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Bagi siapapun yang melihat atau ada yang menjual komputer tersebut, harap menghubungi kami pihak sekolah" dalam postingannya.

Setelah ditelusuri ke pihak Kepolisian terkait kasus yang merugikan sekolah hingga ratusan juta itu, Polsek Tombatu lewat Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tombatu, Ipda Nicky Pondalos SIP mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

"Kasus yang terjadi di SMK Kristen Tombatu terus kita selidiki pelakunya. Adanya kasus tersebut, sudah dari 8 Januari 2020 lalu. Namun hingga saat ini belum ada titik terang, siapa dalangnya," terang Kapolsek saat dikonfirmasi Jumat (21/2/2020).

Pihaknya dibantu pihak sekolah, terus melakukan investigasi terkait kasus yang menekan kerugian ratusan juta itu.

"Sebisa mungkin, kita bekerja sama dengan pihak sekolah untuk menyelidiki kasus tersebut. Diharapkan bisa segera terungkap siapa pencuri yang tega mengambil fasilitas belajar para siswa itu. Kita terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah apabila ada informasi terbaru dari kasus tersebut," pungkas Pondalos.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakakepsek) SMK Kristen Tombatu Melky Kojong saat dikonfrimasi mengatakan hal yang sama dengan pihak kepolisian yakni sementara diselidiki.

"Kasus tersebut terus diselidiki bersama pihak kepolisian. Memang kejadian tersebut baru diketahui pada tanggal (8/1/2020) lalu, pasca libur natal dan tahun baru pada (23/12/2019). Itu juga diketahui langsung oleh Kepsek saat ingin mengecek ruangan komputer," kata Kojong.

Saat itu, sempat didalami dan penjaga sekolah juga sempat diperiksa pihak kepolisian.

Diketahui, sebelum libur, penjaga sekolah yang menjaga disitu. Tetapi setelah diperiksa, tidak membuktikan apa-apa pada penjaga sekolah tersebut.

"Menurut analisa kepolisia saat itu, pencuri tersebut masuk lewat jendela belakang diruangan tersebut, yang memang kondisinya mudah dibongkar. Kita juga sempat melapor ke pihak Polres Mitra untuk penyelidikan lebih lanjut, namun pihak Polres mengatakan, mereka belum bisa mengambil tindakan untuk pemeriksaan sidik jari diruangan tersebut karena keterbatasan fasilitas dan personil untuk kasus serupa," jelas Wakakepsek.

Kepala Sekolah (Kepsek) Junus N M Akay menambahkan, memang sangat dirugikan.

"Peralatan tersebut kita persiapkan untuk UNBK bagi para siswa. Total ada 10 unit komputer yang 2 diantaranya yakni server, semua dibabat habis. Untuk itu, kebutuhan UNBK nanti, kami pihak sekolah sementara melakukan gladi bersih dengan meminjam sejumlah laptop untuk kebutuhan ujian siswa nanti. Pihak sekolah berharap, kepada kepolisian untuk bisa mengungkap dan menangkap pelaku pencurian tersebut," kunci Akay. (Ano)

 Gadis Cantik Asal Manado Termotivasi Model Victoria Secret

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved