Berita Nasional

Rano Karno Akan Dipanggil Terkait Kasus Korupsi Alat Kesehatan di Banten, Disebut Terima Aliran Dana

Rano Karno rencananya akan dipanggil dalam persidangan kasus korupsi alat kesehatan di Banten. Ia disebut menerima uang tunai sebesar Rp 700 juta.

Rano Karno Akan Dipanggil Terkait Kasus Korupsi Alat Kesehatan di Banten, Disebut Terima Aliran Dana
Tribunnews.com
Sutradara sekaligus pemain film Akhir Kisah Cinta Si Doel, Rano Karno mengunjungi Kantor Redaksi Tribunnews dan Warta Kota di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020) siang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait kasus korupsi pengadaan alat kedokteran Rumah Sakit Rujukan Provinsi Banten pada Dinas Kesehatan provinsi Banten APBD dan APBD-P Tahun Anggaran 2012, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil politikus PDIP Rano Karno dalam persidangan.

Pemanggilan politikus sekaligus pemain film Si Doel tersebut untuk mengklarifikasi aliran dana di mana Rano karno disebut menerima uang tunai sejumlah Rp 700 juta.

Selain aliran dana itu, di persidangan pada Kamis (20/2/2020) ini, mantan pegawai PT Bali Pasific Pragama (BPP) Ferdy Prawiradireja mengungkapkan pernah memberikan uang Rp 1,5 Miliar kepada Rano Karno melalui ajudannya yang bernama Yadi.

JPU pada KPK Roy Riady mengatakan Rano Karno dipanggil untuk dimintai keterangan di persidangan pada Senin 24 Februari mendatang.

"Iya, Senin (Rano Karno-red)" kata Roy, saat dikonfirmasi, Kamis (20/2/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ini merupakan pemanggilan ketiga kali untuk Rano Karno.

Di dua pemanggilan sebelumnya, pria yang akrab disapa Bang Doel itu berhalangan hadir.

Sebelumnya, Jaksa sudah memanggil Rano Karno pada Kamis 30 Januari 2020, namun yang bersangkutan tidak hadir.

Kemudian, Jaksa kembali memanggil Rano Karno, pada Kamis 6 Februari 2020, kali ini yang bersangkutan juga tidak hadir.

Majelis hakim sudah meminta agar Jaksa kembali menjadwalkan panggilan sidang untuk Rano Karno.

Halaman
1234
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved