Omnibus Law

Menaker Ungkapkan Omnibus Law Bisa Berubah Jika Pasal-pasalnya nya Tidak Aspiratif

Menaker mengatakan draf omnibus law bisa saj berubah jika pasal-pasalnya dirasa tidak aspiratif.

Menaker Ungkapkan Omnibus Law Bisa Berubah Jika Pasal-pasalnya nya Tidak Aspiratif
Tribunnews.com
Menteri Ketenagakerjaan Ida fauziah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah mengatakan draf RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dapat berubah jika pasal-pasal yang terkandung di dalamnya tidak aspiratif.

Maksudnya jika pasal-pasal tersebut berpotensi merugikan pihak-pihak tertentu, mereka bisa memberikan masukan.

H

al tersebut dikarenakan draf RUU tersebut baru merupakan usulan yang diberikan kepada DPR.

"Saya sampaikan kembali, ini adalah rancangan undang-undang omnibus law cipta kerja. Ini draf yang diusulkan pemerintah kepada DPR. Kalo ada pasal-asal yang tidak aspiratif, ruang itu sangat terbuka," ujar Ida, Kamis (20/2/2020) di kawasan Kuningan.

Kemenaker telah membuat tim, lewat Surat Keputusan (SK) Menko perekonomian yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, serikat kerja, maupun serikat buruh yang ingin menyampaikan aspirasi atau memberikan masukan kepada pemerintah terkait RUU omnibus law.

Dikabarkan, tim tersebut telah melakukan pertemuan sebanyak tiga kali untuk mendikusikan RUU yang belakangan menjadi polemik di masyarakat.

Tim tersebut bertugas untuk memberikan masukan terhadap substansi RUU, melakukan sosialisasi dan komunikasi publik, serta memberikan masukan terhadap peraturan pelaksana dan RUU.

"Kami sudah bertemu dengan pimpinan DPR dan mereka sepakat membuka ruang publik yang seluas luasnya. Draft yang sudah diinventarisi oleh tim ini akan kami sampaikan ke DPR. Ini akan jadi masukan bagi teman-teman di dpr untuk membahas lebih lanjut," ujar Ida.

Adapun target dari Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) undang-undang omnibus law cipta lapangan kerja dikabarkan akan sejalan dengan dibuatnya RUU tersebut.

"Seiring dengan pembahasan RUU kita siapkan RPP-nya. Presiden berkata jangan terlalu lama bahas RUU, jadi seiring dipersiapkan RUU kita bahas RPPnya. Tim ini, ruang yang sangat baik bagi teman-teman buruh jika dianggap RUU tersebut tidak sesuai dengan aspirasi publik," ujar Ida.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menaker: RUU Cipta Lapangan Kerja Bisa Berubah Apabila Pasalnya Tidak Aspiratif.

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved