Info Kesehatan

Marah Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Simak Cara Mengendalikan Amarah

Namun, jika emosi kerap memuncak disertai kemarahan yang meledak-ledak, seperti melempar barang dan berteriak, kamu bisa mengalami gangguan kesehatan.

Marah Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Simak Cara Mengendalikan Amarah
KatarzynaBialasiewicz
Marah Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Simak Cara Mengendalikan Amarah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Emosi dan rasa marah boleh jadi sering kita rasakan. Meski terlihat wajar, kita harus berhati-hati.

Sebab, emosi buruk yang terjadi terus menerus bisa meningkatkan risiko terserang penyakit jantung, seperti penyakit aritmia.

Untuk menghindari aritmia dan gangguan jantung lain, ada sejumlah cara mengendalikan emosi yang bisa kita praktikkan.

Aritmia merupakan penyakit, yang mengakibatkan detak jantung menjadi tidak normal.

Detak jantung tidak normal tersebut, dapat menjadi terlalu lambat, atau terlalu cepat, dan tidak beraturan. Umumnya, penyakit ini menyerang saat orang memasuki usia lanjut.

Cara mengendalikan emosi yang sederhana, tapi efektif Kamu mungkin sering mendengar perkataan, “Jangan sering marah, nanti cepat tua.”

Sebenarnya, yang harus lebih kita waspadai adalah risiko penyakit yang mungkin menyerang, akibat sering marah.

Memiliki rasa marah, apabila beralasan, merupakan hal yang normal. Malah, hal tersebut merupakan sesuatu yang menyehatkan.

Namun, jika emosi kerap memuncak disertai kemarahan yang meledak-ledak, seperti melempar barang dan berteriak, kamu bisa mengalami gangguan kesehatan.

Oleh karena itu, kendalikanlah amarah, dengan langkah-langkah berikut ini.

Halaman
1234
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved