NEWS
Seekor Kucing Terjebak Seminggu di Gudang Kosong, Mengeong Saat Diselamatkan Damkar
Seekor kucing terjebak selama satu minggu di lantai dua bangunan tidak berpenghuni
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seekor kucing terjebak selama satu minggu di lantai dua bangunan tidak berpenghuni.
Petugas pemadam kebakaran sibuk menyelamatkan kucing tidak dikenal yang terjebak di sebuah gudang di Jalan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat.
Video aksi penyelamatan kucing dibagikan oleh akun instagram @humasjakfire Minggu (16/2/2020).
Di video terlihat beberapa petugas berseragam Damkar menaiki tangga untuk memanjat bangunan kosong itu.
Tidak lama kemudian, seekor kucing belang tiga berhasil dipegang oleh petugas. Kucing itu mengeong saat diselamatkan petugas dari lantai dua bangunan.
• Begini Cara Tangani & Cegah Pendarahan Otak, Penyakit yang Sebabkan Wakil Walikota Kediri Meninggal
Disebutkan kejadian itu terjadi di Jalan Tanah Sereal XVIII RT 03 RW 09, Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
"Menurut pelapor, Vero, Kucing tersebut sudah terkurung kurang lebih selama 1 minggu didalam gudang. Personil Rescue #DamkarDKI sempat mengalami kendala karena gudang tertutup teralis besi," tulis unggahan instagram @humasjakfire.
Penyelamatan kucing berlangsung selama 30 menit.
Kasie Ops Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Eko Soemarno membenarkan kejadian tersebut. Evakuasi itu ternyata dilakukan Sabtu (15/2/2020) kemarin.
"Tapi itu yang evakuasi rekan-rekan Jakarta Pusat, karena seluruh petugas kami tengah padamkan api di kebakaran Mangga Besar, Taman Sari," ujar Eko ketika dikonfirmasi.
Kasudin Damkar Jakarta Pusat Hardisiswan mengatakan satu unit Damkar Jakarta Pusat dikerahkan untuk mengevakuasi hewan tersebut. Evakuasi dilakukan pukul 09.08 WIB dan berakhir pukul 09.40 WIB.
"Satu kucing yang sudah terkurung di dalam gudang kosong berhasil kami selamatkan Sabtu pagi kemarin," ujar Hardisiswan dikonfirmasi.
Ia mengakui petugas sempat alami kesulitan ketika mengevakuasi kucing itu. Hal itu lantaran gudang tertutup tralis tinggi. (m24)
Foto Kucing Pakai Masker di Tengah Wabah Virus Corona Jadi Viral, Pemiliknya Ajak Jalan-jalan
Belakangan orang berbondong-bondong mengenakan masker penutup wajah.
Gerakan ini sejak virus corona mewabah akhir Desember 2019 lalu,
Memakai masker merupakan salah satu pencegahan penularan virus corona ketika penyakit ini mewabah.
Menggunakan masker adalah salah satu cara yang disarankan untuk melindungi diri dari infeksi virus corona.
Orang-orang di seluruh dunia berbondong-bondong menerapkan cara tersebut.
Bahkan, sempat terjadi kelangkaan akibat tingginya penggunaan masker, seperti yang terjadi di Hong Kong.
Ternyata di saat seperti itu bukan hanya manusia yang sehari-hari mengenakan masker untuk melindungi diri.
Melansir Asiaone.com (13/2/2020), viral di sosmed foto-foto menggemaskan para hewan peliharaan seperti kucing yang terlihat mengenakan masker sama seperti sang pemilik di tengah wabah virus corona.
Ketika pemiliknya mengenakan alat pelindung ini untuk keluar rumah selama wabah virus corona, mereka juga memastikan hewan kesayangannya melakukan hal yang sama.
Seperti seekor kucing yang belakangan menjadi 'bintang internet' setelah gambar-fotonya memakai masker viral di medsos.
Kucing jenis bicoloured itu terlihat jalan-jalan di Guandong, China.
Ia mengintip dari balik topeng sementara pemiliknya berbelanja di sebuah kios di pinggir jalan.
Ya, masker yang dikenakan oleh si kucing tampak sengaja dilubangi di sekitar mata agar hewan peliharaan itu bisa melihat.
Pasalnya, masker yang dikenakan pada si kucing merupakan masker biasa seperti yang dikenakan oleh si pemilik.
Sehingga bagian wajah kucing seluruhnya tertutup kecuali pada matanya.
Tak kalah dengan majikannya, kucing ini juga menganakan masker di tengah wabah virus corona
Seorang pengguna Twitter di Jepang sampai begitu terpesona oleh mereka, dan ia mengabadikan kucing itu dalam patung-patung kecil.
Dilaporkan memang banyak orang di China yang memutuskan untuk mengenakan topeng wajah pada hewan peliharaannya dalam beberapa pekan terakhir.
Bahkan, tidak sebatas masker yang menutup wajah saja.
Mereka juga membuat hewan peliharaannya mengenakan pakaian pelindung penuh dari plastik saat berjalan- jalan.
Sementara itu Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing dapat terinfeksi oleh virus corona.
Selain itu menurut Profesor Wang Linfa dari Duke-NUS Medical School pada konferensi pers pada 10 Februari, bahkan jika hewan peliharaan rentan terhadap virus, itu tidak berarti bahwa mereka akan menularkan virus corona kepada manusia.
Meski begitu tampaknya para pemilik hewan peliharaan di China lebih suka bermain aman sehingga memilih untuk mengenakan masker dan pelindung ke hewan kesayangan mereka.
Di lain sisi, tidak semua hewan peliharaan seberuntung itu.
Banyak pula hewan yang mengalami kesulitan saat virus corona menyebabkan kepanikan dan ketakutan diantara orang-orang.
Desas-desus bahwa hewan memperburuk penyebaran virus corona membuat beberapa orang sampai meninggalkan anjing dan kucing mereka.
Hal itu seperti yang terjadi di beberapa bagian China.
Beberapa orang membuang hewan peliharaan mereka dari jendela apartemen hingga membuat hewan-hewan itu mati.
Bagaimana pun, cara terbaik untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari virus corona adalah dengan mempraktikan kebersihan pribadi.
Seperti rutin mencuci tangan dengan sabun dan air.
Masker anjing
Tak hanya kucing, anjing-anjing di China juga dipakaikan masker oleh pemiliknya.
Meski belum ada laporan infeksi virus ke hewan peliharaan, beberapa warga di China membeli dan memakaikan masker untuk anjing mereka. Masker ini dilakukan untuk pencegahan virus corona.
Zhou Tianxiao (33), penjual online dari Beijing mengaku penjualan masker untuk anjing naik 10 kali lipat sejak virus corona menyebar di Wuhan. Zhou memulai bisnis online ini sejak 2018 melalui situs Taobao.
"Sebagian besar anjing di China mulai menggunakan masker. Orang-orang ingin anjing peliharaan mereka tetap sehat" ucap Zhou Tianxiao mengutip dari Nypost.com.
Awalnya Zhou menjual masker khusus anjing untuk perlindungan dari polusi udara. Masker ini dapat mencegah anjing untuk menjilat orang yang terinfeksi virus corona.
"Meski tidak seprofesional masker medis yang dipakai manusia, namun makser ini bermanfaat untuk anjing" ucap Zhou.
Zhou menjual masker khusus anjing seharga 49 yuan ($7) atau Rp 96,222.00 untuk satu kardus kecil.
(Grid.id/Tribunjogja.com)
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:
KLIK TAUTAN AWAL https://wartakota.tribunnews.com/2020/02/16/drama-evakuasi-seekor-kucing-terjebak-seminggu-di-gudang-kosong-berhasil-diselamatkan-damkar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tiga-petugas-damkar-memanjat-gudang-kosong-di-tanah-sereal-tambora.jpg)