Breaking News:

Kedubes Amerika Serikat di Irak Dihantam Roket dari Milisi Iran, Minggu 16 Februari Pagi

Setelah meluncurkan roket katyusha pada Kamis 13 Februari 2020 yang menghantam basis militer di Provinsi Kirkuk, Irak

Editor: Rizali Posumah
Adapasekarangnews
Iran Hujani Roket di Pangkalan Militer AS, Serangan Balas Dendam Kematian Qassem Soleimani. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah meluncurkan roket katyusha pada Kamis 13 Februari 2020 yang menghantam basis militer di Provinsi Kirkuk, Irak, pihak Iran dikabarkan kembali melakukan serangan roket Minggu (16/2/2020) pagi.  

Beberapa dari roket yang ditembakkan Iran itu dikabarkan menghujam Kedutaan Besar AS, di ibu kota Irak, Baghdad.

Sebagaimana yang diberitakan CNBC, serene peringatan terdengar di sekitar jalur hijau tempat kedutaan AS berada.

Meski begitu, belum ada laporan soal berapa jumlah roket yang ditembakkan Iran namun sumber mengatakan terdengar beberapa kali ledakan.

Selain ledakan,terdapat pula pesawat yang berputar-putar di wilayah dengan keamanan tinggi itu. Belum ada laporan soal korban jiwa dari serangan ini.

Serangan ini merupakan yang ke-19 sejak Oktober 2019 lalu yang menargetkan kedutaan AS.

Meski tak ada klaim khusus, AS menuding kelompok milisi yang didukung Iran bertanggung jawab.

Salah satunya Hashsha-Shaabi. Ini merupakan jaringan militer yang secara resmi masuk ke dalam pasukan keamanan Irak.

Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah salah satu faksi yang didukung milisi Hashsha mengumumkan akan mengusir AS dari negeri itu. "Kami lebih dekat dari yang kalian pikirkan," kata kelompok itu menunjuk AS sebagaimana dikutip dari Twitter resmi milisi itu.

Sementara itu, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Pentagon. Kamis lalu, pangkalan militer Irak yang menampung militer AS, K-1, juga diserang rudal Katyusha.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved