Kesehatan

Waspadai Tiga Komplikasi Bayi Prematur, Berikut Cara Mencegahnya

Kelahiran bayi prematur tidak bisa disepelekan. Biasanya bayi prematur memiliki kondisi medis yang lebih rumit. Berikut penjelasan dan cara mencegah.

Waspadai Tiga Komplikasi Bayi Prematur, Berikut Cara Mencegahnya
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi bayi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kelahiran prematur adalah kelahiran yang terjadi tiga minggu lebih cepat dari estimasi kelahiran sebenarnya.

Dengan kata lain, prematur adalah kelahiran yang terjadi sebelum 37 minggu kehamilan.

Bayi yang lahir prematur atau lebih cepat ini biasanya memiliki kondisi medis yang lebih rumit.

Umumnya, komplikasi anak lahir prematur beragam, tetapi semakin cepat anak lahir, semakin tinggi risiko komplikasinya.

Komplikasi bayi lahir prematur

Terdapat empat tahap kelahiran prematur yaitu tahap pertama kelahiran antara 34-36 minggu, tahap kedua prematur moderat antara 32-34 minggu, tahap ketiga sangat prematur dibawah 32 minggu, dan tahap keempat atau tahap prematur ekstrim yaitu kelahiran di bawah 25 minggu.

Kebanyakan kasus anak lahir prematur terjadi pada tahap pertama yaitu 34-36 minggu.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, bayi lahir prematur ditandai dengan beberapa gejala fisik seperti lahir bertubuh kecil dengan kepala yang sedikit besar dan tidak proporsional.

Seringkali anak terlahir prematur terlihat lebih kurus karena kurangnya penyimpanan lemak dan terlahir dengan bulu halus menyelimuti tubuhnya.

Karena kurangnya lemak padanya, anak lahir prematur cenderung memiliki temperatur yang rendah terutama ketika baru terlahir dan kesulitan bernapas.

Halaman
1234
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved