NEWS

Puan Si Gajah Mungil Akhirnya Mati, Sempat Dirawat Intensif Terkena Jeratan Pemburu Liar

Perjuangan penyelamatan hingga perawatan seekor anak gajah Sumatera bernama Puan Pandanwangi berakhir memilukan

Puan Si Gajah Mungil Akhirnya Mati, Sempat Dirawat Intensif Terkena Jeratan Pemburu Liar
instagram @gudangberita_
Puan Pandanwangi Si Gajah Mungil 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar mengharukan itu disampaikan akun instagram @gudangberita_; pada Sabtu (15/2/2020).

Perjuangan penyelamatan hingga perawatan seekor anak gajah Sumatera bernama Puan Pandanwangi berakhir memilukan.

Puan Pandanwangi si gajah mungil itu akhirnya harus meregang nyawa usai mendapatkan perawatan atas luka parah pada kaki depan kanannya.

Dalam postingannya, Puan Pandanwangi si gajah mungil itu tidak dapat bertahan usai menurunnya kesehatan sejak Jumat (14/2/2020) kemarin.

Terdeteksi Radiasi Nuklir, di Sekitaran Perumahan Batan Indah, Penelitian Terus Dilakukan Petugas

Diceritakannya, Puan Pandanwangi yang diselamatkan oleh Tim Balai Besar KSDA Riau, Yayasan TNTN dan pihak PT RPI dari jerat pemburu liar di lokasi HTI PT RPI, desa Pandan Wangi, Peranan, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau sekira dua bulan lalu tidak dapat bertahan.

"Selamat jalan Puan Pandanwangi.... Kawan rimba..., berakhir sudah perjuangan Puan Pandanwangi... Setelah kurang lebih 2 bulan, tepatnya 16 Desember 2019, Tim Balai Besar KSDA Riau, Yayasan TNTN dan pihak PT. RPI menyelamatkannya dari jerat di lokasi HTI PT RPI di desa Pandan Wangi, Kec. Peranan, Kab. Inhu," jelas admin @gudangberita_.

Akibat luka jerat yang cukup parah, Puan Pandanwangi si gajah mungil segera mendapatkan perawatan intensif petugas medis dan perawat satwa di Pusat Latihan Gajah (PLG) Riau di Minas

Kaki kiri depannya terjerat hingga hampir membuatnya putus.

Puan Pandanwangi si gajah mungil yang masih sangat imut menjadi perhatian khusus seluruh petugas medis sampai Kepala Balai Besar KSDA Riau.

"Bapak Suharyono sering berkunjung ke PLG hanya sekedar untuk memberinya susu dan membelai Puan," kenangnya.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved