Terlilit Utang di Pinjaman Online, Sopir Angkot Bunuh Diri, OJK Beri Perhatian Khusus

OJK Sumatera Barat memberikan perhatian khusus kepada Kasus sopir angkot, yang bunuh diri karena diduga terlilit utang

Terlilit Utang di Pinjaman Online, Sopir Angkot Bunuh Diri, OJK Beri Perhatian Khusus
kompas.com
Logo OJK 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat memberikan perhatian khusus kepada Kasus sopir angkot, NF (38), yang bunuh diri karena diduga terlilit utang di pinjaman online (Pinjol).

Misran Pasaribu, Kepala OJK Sumbar, yang dihubungi Kompas.com, Jumat (14/2/2020), mengatakan masyarakat harus cerdas dalam melakukan transaksi dengan pinjol.

“Kami mengimbau agar masyarakat sebelum melakukan pinjaman online, terlebih dahulu memastikan apakah platform pinjol tersebut telah terdaftar di OJK atau tidak," kata Misran.

Misran mengatakan untuk memastikan Pinjol itu terdaftar atau belum dapat dilihat pada website OJK (www.ojk.go.id) atau *call center 157*.

VIRAL Pria Makan Burger yang Sudah 14 Bulan Dikubur di Kebun, Terungkap Rasanya

Menurut Misran, OJK hanya dapat memberikan layanan perlindungan konsumen pada platform yang terdaftar, sehingga apabila menemui permasalahan maka masyarakat dapat menyampaikan pengaduan ke OJK.

Namun, apabila platform itu tidak terdaftar pada OJK, maka OJK tidak dapat melakukan tindakan perlindungan konsumen.

Bagi masyarakat yang telah terlanjur melakukan pinjaman kepada platform yang tidak terdaftar pada OJK, maka permasalahan dapat diselesaikan melalui pihak berwajib.

"Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang," kata Misran.

Terlilit utang di pinjol 

Sebelumnya diberitakan, NF (38), seorang sopir angkot di Padang, Sumatera Barat, tewas gantung diri lantaran diduga terlilit utang dari aplikasi pinjaman online.

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved