Pertamina Integrated Terminal Bitung, Setiap Hari Pasok 1,5 Juta Liter BBM ke Seluruh Sulut

"Ada 49 truk untuk SPBU dan 114 truk untuk industri. Pelayanan dari jam lima pagi sampai jam tujuh malam," kata Abdul.

Pertamina Integrated Terminal Bitung, Setiap Hari Pasok 1,5 Juta Liter BBM ke Seluruh Sulut
Istimewa/Pertamina MOR VII Sulawesi
Manajer Pertamina Integrated Terminal Bitung, Abdul Wahid Nayu dan Unit Manager Communication and CSR MOR VII Sulawesi, Hatim Ilwan memberi keterangan kepada wartawan dalam media visit 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berdiri sejak tahun 1968, Pertamina Integrated Terminal Bitung memegang peran vital.

Fasilitas di Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, Kota Bitung menjadi nadi kehidupan di Sulut. Bahkan bagi dua provinsi tetangga, Sulteng dan Maluku Utara.

Kamis (13/02/2020) siang, matahari tengah gagah. Panasnya menusuk kulit, serasa terbakar. Di sisi kiri terminal sejumlah truk tangki parkir berjejer rapi.

Pertamina Integrated Terminal Bitung melayani penyaluran BBM untuk Sulut, Sulteng dan Malut.
Pertamina Integrated Terminal Bitung melayani penyaluran BBM untuk Sulut, Sulteng dan Malut. (fernando lumowa/tribun manado)

Parkiran untuk truk yang dominan merah dan biru itu dibedakan berdasar kapasitas tangki, 8 ribu liter (kiloliter/Kl), 16 ribu Kl atau 24 Kl.

Pada sisi yang lain, truk berbagai ukuran menanti giliran mengisi di 'filling shed'. Peralatan yang tampak tua tapi terawat itu berada tepat di tengah halaman.

Filling shed ini terhubung dengan pompa dan tangki-tangki raksasa di belakang terminal yang menghadap Selat Lembeh.

Butuh waktu 15-30 menit bagi satu mobil tangki untuk terisi penuh. Tergantung kapasitas tangki yang dimiliki. Ada 12 bay yang bisa melayani pengisian sekaligus tapi itu jarang dilakukan.

"Biasanya truk 8 ribu (Kl) rata-rata 15-20 menit. Tapi tergantung kalau ada beberapa (truk) yang isi sekaligus, lebih lama," kata Abdul Wahid Nayu, Manajer Pertamina Integrated Terminal Bitung kepada wartawan, Kamis (13/02/2020).

Dalam sehari, fasilitas yang sebelumnya disebut Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) ini melayani puluhan truk pembawa BBM.

Baik untuk SPBU (umum) berwarna merah maupun truk pembawa BBM industri berwarna biru. Total ada 90 karyawan--30 orang pegawai organik Pertamina--bekerja di terminal tersebut.

Halaman
123
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved