Didi Kempot Lebih Enak Ngamen daripada Politik

Dionisius Prasetyo atau akrab disapa Didi Kempot tidak memiliki niat untuk masuk ke dunia politik. Ia memilih konsisten di dunia seni.

Didi Kempot Lebih Enak Ngamen daripada Politik
IST
Didi Kempot. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dionisius Prasetyo atau akrab disapa Didi Kempot tidak memiliki niat untuk masuk ke dunia politik. Ia memilih konsisten di dunia seni.
Lord Didi begitu ia dipanggil oleh Sobat Ambyar, para penggemarnya. Ia merasa sudah diberi rezeki yang cukup dengan 'ngamen'. Pria kelahiran Surakarta 53 tahun lalu ini memilih tetap di jalur musik dibanding ke dunia politik.

"Wah, jangan. Ndak iso, Mas. Tidak usah. Enak ngamen gini saja. Kayaknya lebih baik tetap di jalur ini saja," kata Didi kepada Tribun Network usai menerima gelar sebagai duta antinarkoba di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Jumat (14/2).

Besok 1.212 Peserta CPNS Boltim Bakal Ujian SKD, Rezha Mamonto Berharap Banyak yang Lolos

Didi Kempot tengah sibuk datang dari kota ke kota untuk melantunkan lagu-lagu campursari karyanya. Namanya semakin mentereng, bahkan disukai oleh kalangan anak muda.
Didi kepada Tribun Network sempat blak-blakan bagaimana awal mula kata ambyar bisa menjadi populer. Ia juga mengaku seakan terlahir kembali. Berikut wawancara wartawan Tribun Network Dennis Destryawan bersama Didi Kempot.

Anda memiliki penggemar banyak, ada niatan untuk terjun ke dunia politik?

Wah, jangan. Ndak iso, Mas. Tidak usah. Enak ngamen gini saja. Kayaknya lebih baik tetap di jalur ini saja. Tuhan memberikan rezeki saya lewat ini. Istri dan anak saya sudah bisa makan. Sudah cukup, tidak usah berpolitik, menyanyi saja lewat lagu.

Soal kata ambyar itu sekarang tenar sekali. Bagaimana awal mulanya?

Ambyar itu termasuk Gofar (Hilman, red) yang membesarkan itu. Rekan-rekan muda tiba-tiba menyebut istilah itu sangat luar biasa. Jadi bukan dari saya itu. Anak-anak sekarang memang luar biasa. Betul-betul kreatif untuk memberikan istilah. Dengan kalimat semacam itu akhirnya jadi komunitas luar biasa Sobat Ambyar.

Sudah pernah manggung untuk Sobat Ambyar di luar negeri?

Sebelum ada istilah Sobat Ambyar saya sudah berkeliling. Suriname, Belanda. Kalau Hongkong, Malaysia, Singapura, Taiwan, sudah sering. Asia belum semua. China, Korea, dan Jepang belum.

Berbicara soal penampilan kenapa sampai sekarang masih mempertahankan gaya rambut ini? Ada rencana ganti gaya jadi rambut pendek?
Ini pun sudah rontok dengan sendirinya. Kayaknya rambut pendek tidak, enak jadul beginilah.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved