Kesehatan

Tuai Kontroversi, Rupanya Makan Telur Satu Butir Sehari Tak Bikin Kolesterol Naik

Makan telur dalam jumlah moderat, yaitu satu butir sehari, juga disebutkan aman untuk penderita diabetes dan tidak akan meningkatkan kadar kolesterol.

Tuai Kontroversi, Rupanya Makan Telur Satu Butir Sehari Tak Bikin Kolesterol Naik
Internet
Ilustrasi telur 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mengkonsumsi telur bagi orang yang punya kadar kolesterol sendiri menuai banyak kontroversi selama ini.

Namun para ahli sudah menegaskan bahwa mengkonsumsi satu butir telur setiap hari aman.

Tim peneliti dari Populatioan Health Research Institute (PHRI) menyimpulkan, konsumsi telur sebutir setiap hari tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan jantung.

Makan telur dalam jumlah moderat, yaitu satu butir sehari, juga disebutkan aman untuk penderita diabetes dan tidak akan meningkatkan kadar kolesterol.

Kesimpulan ini dihasilkan dari analisis terhadap tiga penelitian berskala besar yang dilakukan di banyak negara secara jangka panjang.

"Asupan telur dalam jumlah sedang, yaitu satu butir sehari, bagi kebanyakan orang, tidak akan meningkatkan risiko penyakit jantung atau kematian, bahkan pada orang yang punya riwayat penyakit kardiovaskular atau diabetes," kata Mehshid Dehghan, peneliti.

Ia juga mengatakan, tidak ada kaitan antara konsumsi telur dengan kadar kolesterol.

Hasil penelitian yang dilakukan terhadap populasi di 50 negara dari 6 benua tersebut dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Penelitian sebelumnya menyebutkan, walau telur merupakan sumber makanan bernutrisi yang murah, tetapi disarankan untuk membatasi asupannya tiga kali dalam seminggu.

Dijelaskan oleh peneliti dan direktur PHRI Salim Yusuf, studi-studi sebelumnya tentang asupan telur dan penyakit bersifat kontradiksi.

"Ini karena kebanyakan penelitian itu berskala kecil atau sedang, dan tidak melibatkan jumlah responden yang luas dari berbagai negara," kata Yusuf.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Studi: Makan Sebutir Telur Sehari Tak Bikin Kolesterol Naik".

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved