Olly Pilih Figur Sevisi dengan Jokowi: Ini 6 Calon Kepala Daerah PDIP

Teka-teki siapa figur calon kepala daerah PDIP di Provinsi Sulawesi Utara dan 7 kabupaten serta kota penyelenggara Pilkada Serentak 2020.

Olly Pilih Figur Sevisi dengan Jokowi: Ini 6 Calon Kepala Daerah PDIP
KOLASE TRIBUNMANADO/FACEBOOK ANTHONY PURUKAN
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey ikut panen perdana jagung di Perkebunan Desa Kolongan, Minahasa Utara, Selasa (11/2/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Teka-teki siapa figur calon kepala daerah PDIP di Provinsi Sulawesi Utara dan 7 kabupaten serta kota penyelenggara Pilkada Serentak 2020 sudah terjawab. Bendahara Umum DPP PDIP Olly Dondokambey memberi bocoran beberapa nama. Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK) diplot 2 periode.

Untuk Andrei Angouw (Kota Manado), Joune Ganda (Minahasa Utara), Maurits Mantiri (Bitung), Carol Senduk (Tomohon), Frangky Wongkar (Minahasa Selatan), Iskandar Kamaru (Bolaang Mongondow Selatan). Sedangkan Bolaang Mongondow Timur masih menunggu keputusan koalisi.

Penumpang Talaud Takut Ombak Tinggi: Kapal Cepat Tak Beroperasi

Gubernur Sulut petahana ini mengatakan, pilihan figur calon kepala daerah sudah melewati berbagai pertimbangan. “Kalau hanya mau menang-menangan, kita koalisi saja, urusan selesai. Tinggal kawin saja, merah (PDIP), biru (Partai Demokrat, Nasdem, PAN), kuning (Golkar), hijau (PPP)," kata dia kepada Tribun Manado di kediamannya Kompleks Cempaka, Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Minut, Selasa (12/2/2020).

Kata Ketua DPD PDIP Sulut ini, tapi untuk membangun Bumi Nyiur Melambai perlu pemimpin yang punya satu visi. Mulai dari Presiden Joko Widodo kemudian gubernur hingga bupati dan wali kota harus bersinergi. “Untuk mendapatkan figur itu bukan perkara mudah,” ujar Olly.

Gubernur sempat menceritakan pengalaman terhadap beberapa kepala daerah yang dalam tanda petik tidak sinkron. “Begitu memimpin dia (kepala daerah) bekerja semaunya. Ini kan tidak baik untuk membangun Sulut,” kata dia.

Olly pun kembali menegaskan akan berpasangan dengan Steven. Kata dia, sudah cocok berpasangan dengan SK. Hal ini sudah diuji selama 4 tahun memimpin Sulut didampingi SK. Atas dasar kecocokan itu ia kembali maju Pilgub 2020 bersama SK. "Saya maju pilgub pasangan masih tetap Steven Kandouw," ujarnya.

Belajar dari pengalaman, setelah berpasangan saat pelaksanaan pemerintah jadi tidak sinkron karena tidak sama kepentingannya "Sama-sama punya kepentingan sendiri, " ujarnya.

Joune Ganda Berikan Bantuan di Masjid Almuhajirin 
Joune Ganda Berikan Bantuan di Masjid Almuhajirin  (ferdinan ranti/tribun manado)

Jika sama kepentingan semua urusan jadi mudah, target gampang tercapai. Karena, menurutnya, sebagai politisi malu jika visi misi yang disampaikan tidak dipenuhi. Ia mencontohkan, hal sederhana kecocokannya dengan SK.
"Kalau saya berangkat (tugas), gampang ada Wagub yang urus di sini (Sulut)," ujarnya.

PDIP menargetkan menyapu bersih perhelatan Pilkada Serentak 2020. Tiga daerah diprioritaskan menang, yakni Kota Manado, Bitung dan Kabupaten Minut. Olly mengatakan, 3 daerah ini akan menentukan perkembangan Sulut ke depan. "Tiga daerah ini kalau sinergi Sulut akan maju jadi penyumbang ekonomi nasional," ungkap Gubernur Sulut ini.

Tak bisa dipungkiri, dari pengalamannya sinergitas bisa dicapai jika semua kepala daerahnya punya agenda yang sama. Dari atas visi misi Presiden Jokowi dijabarkan hingga ke bawah ke gubernur dan bupati/wali kota. "Kalau punya agenda sendiri susah," kata Bendum PDIP ini.

Halaman
1234
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved