Kesehatan

Konsumsi Gula Berlebih Ketika Hamil Berbahaya dan Perlu Dihindari, Mengapa?

Mengonsumsi gula selama masa kehamilan harus lebih diperhatikan karena berpengaruh pada anak kelak.

Konsumsi Gula Berlebih Ketika Hamil Berbahaya dan Perlu Dihindari, Mengapa?
Kompas.com
Ilustrasi makan manis saat hamil. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Konsumsi gula berlebihan memang tidak pernah bagus untuk kesehatan.

Namun ibu hamil harus lebih memperhatikan hal tersebut.

Indera perasa ibu hamil bisa jadi akan terasa berubah selama sembilan bulan mengandung dan pada kondisi ini keinginan mengonsumsi makanan tertentu, seperti es krim atau cokelat, mungkin tak tertahankan.

Namun, ketahuilah bahwa memenuhi keinginan tersebut bisa berbahaya untuk ibu dan bayi.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa makan terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional dan risiko asma pada bayi.

Sangat penting untuk berhati-hati tentang makanan yang kamu konsumsi selama kehamilan karena penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Tiga alasan berikut mengungkapkan mengapa gula berbahaya bagi ibu hamil:

1. Memicu obesitas
Mengonsumsi makanan tinggi gula dapat menyebabkan obesitas pada ibu dan bayi.

Penelitian yang dilakukan pada 1.000 ibu dan anak-anaknya menyimpulkan, bahwa wanita hamil yang minum lebih banyak minuman manis cenderung memiliki anak yang obesitas pada sekitar usia 7 tahun.

Bahkan ibu mungkin mendapatkan berat badan ekstra ketika kehamilan yang mungkin akan bertahan untuk waktu yang lama bahkan setelah persalinan.

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved