Kedapatan Membawa Sabu, Warga Israel Kini Jadi Tahanan Lapas Kerobokan Bandung

Tersangka Raphael ditangkap petugas kepolisian, 10 November 2019 sekitar pukul 23.30 Wita, di Jalan Kubu Anyar, Kuta, Badung

Kedapatan Membawa Sabu, Warga Israel Kini Jadi Tahanan Lapas Kerobokan Bandung
Tribun Bali
Putu Candra Seorang Warga Negara (WN) Israel, Raphael Erick Dray (56), telah menjalani pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Raphael didampingi penerjemahnya saat menjalani pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar, Rabu (12/2/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Raphael Erick Dray (56), Kelahiran Israel, 10 Mei 1963, Warga Negara (WN) Israel.

Bule ini ditahan polisi karna kedapatan membawa sabu-sabu.

Kini Raphael telah menjalani pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar.

Dilimpahkan oleh penyidik Polresta Denpasar ke Kejari Denpasar terkait tindak pidana narkotik golongan I jenis sabu-sabu.

Tersangka Raphael ditangkap petugas kepolisian, 10 November 2019 sekitar pukul 23.30 Wita, di Jalan Kubu Anyar, Kuta, Badung.

Dari tangannya diperoleh barang bukti sepaket sabu-sabu dengan berat bersih 0,19 gram.

Setelah menjalani pelimpahan, pihak jaksa kemudian melakukan penahanan terhadap tersangka Raphael.

Seorang Warga Negara (WN) Israel, Raphael Erick Dray (56), telah menjalani pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Raphael didampingi penerjemahnya saat menjalani pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar, Rabu (12/2/2020).
Seorang Warga Negara (WN) Israel, Raphael Erick Dray (56), telah menjalani pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Raphael didampingi penerjemahnya saat menjalani pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar, Rabu (12/2/2020). ((Tribun Bali/I Putu Candra))

Bule pengangguran ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Badung, selama 20 hari ke depan.

"Ya benar kami telah menerima pelimpahan warga negara Israel atas nama tersangka Raphael Erick Dray. Tersangka kami tahan untuk 20 hari ke depan," terang Kepala Seksi Pidana Umum (Kadi Pidum) Kejari Denpasar, Eka Widanta ditemui, Rabu (12/2/2020).

"Setelah dakwaan lengkap, segera akan kami lakukan pelimpahan ke pengadilan untuk selanjutkan dilakukan persidangan. Untuk jaksa yang menangani perkara ini telah kami tunjuk. Ada dua jaksa, Jaksa I Bagus Putra dan Luh Wayan Adhi Antari," imbuh Eka Widanta.

Atas perbuatannya, Raphael disangkakan dakwaan alternatif.

Halaman
123
Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved