Berita Internasional

Usai Perundingan Terkait Perdamaian, Taliban Kirim Ultimatum ke AS. Ada Apa?

Taliban menginginkan jawaban atas tawaran mereka dalam perundingan terkait perdamaian bersama Amerika Serikat.

Usai Perundingan Terkait Perdamaian, Taliban Kirim Ultimatum ke AS. Ada Apa?
Kompas.com
Anggota Taliban di Distrik Shindand, provinsi Herat, Afghanistan, 27 Mei 2016. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menurut laporan Arab News, Taliban mengirimkan ultimatum ke Amerika Serikat (AS) setelah selama sepekan terlibat dalam perundingan terkait perdamaian.

Dalam perundingan tersebut mereka menyiratkan siap mengurangi aksi kekerasan di Afghanistan selama tujuh hari ke depan.

Namun sebagai gantinya Washington harus angkat kaki.

Taliban mengirim ultimatum tersebut untuk mendapatkan jawaban dari pihak AS.

Menanggapi hal ini, Presiden AS, Donald Trump meyakini bahwa akan ada nota kesepakatan dengan Taliban pada beberapa hari ke depan.

Namun penarikan pasukan AS dari Afghanistan tidak akan terjadi.

Washington juga mengatakan bahwa perjanjian "pengurangan masa kekerasan" telah berlalu.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani juga mengungkapkan soal itu lewat akun twitternya.

Dia mengatakan bahwa pihak AS, yaitu Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, menghubunginya dan menjelaskan tentang kemajuan penting pada perundingan dengan Taliban.

Dua anggota Taliban yang tidak berkenan disebut namanya ini melaporkan kepada media bahwa ultimatum kemudian disampaikan oleh pihak negosiator Pimpinan Taliban.

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved