Jokowi

Jokowi Tampak Bersalaman dengan Pro OPM di Australia, Pin Bintang Kejora Tersorot, Apa yang Dibahas?

Wartawan Sydney Morning Herald James Massola mengunggah foto Jokowi yang tampak bersalaman dengan Brant.

ANTARA FOTO/DESCA LIDYA NATALIA
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Chief Executive National Capital Authority Canberra Sally Barnes (kanan) melihat pusat kota Canberra dari Mount Ainslie, Canberra, Australia, Minggu (9/2/2020). Acara tersebut adalah bagian dari lawatan kenegaraan Presiden Jokowi pada 8-10 Februari 2020 untuk membahas rencana aksi kerja sama ekonomi khususnya terkait Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) yang baru saja diratifikasi serta sejumlah isu bilateral lainnya. 

Lombok Treaty merupakan "hadiah" bagi Indonesia, karena hingga saat ini banyak pihak menuding Australia tidak menghormati kedaulatan RI dan dituduh mengompori kemerdekaan Papua Barat.

Saat itu, Presiden SBY sempat menyinggung pentingnya Australia sebagai tempat pendidikan bagi generasi muda Indonesia, termasuk anaknya sendiri, Edhie Baskoro Yudhoyono, yang akrab dipanggil Ibas.

Mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden RI Jowo Widodo (Jokowi).
Mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden RI Jowo Widodo (Jokowi). (Cahyo/presidenri.go.id)

"Saya mendengar cerita mengharukan dari warga Indonesia yang menempuh pendidikan dan bekerja di negara ini, termasuk dari anak saya, Ibas, yang menghabiskan waktu lima tahun di Curtin University," ujarnya.

Sedangkan Presiden Joko Widodo berpidato dalam Bahasa Indonesia di depan sidang gabungan Parlemen Australia, Senin (10/2/2020).

Melansir abc news indonesia, Perdana Menteri Scott Morrison bahkan mengutip pepatah, "Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing".

Jokowi tiba di ruang sidang sekitar pukul 11:35, molor beberapa menit dari jadwal 11:30 waktu setempat.

Ia kemudian menempati kursi di sebelah kiri Ketua DPR Tony Smith yang bertindak memimpin rapat.

PM Morrison yang diberi kesempatan terlebih dahulu untuk berpidato, menyambut Presiden Jokowi dengan ucapan dalam Bahasa Indonesia, "Selamat datang".

"Presiden Widodo, Anda bersama kami di sini di rumah demokrasi kami sebagai pemimpin dari negara tetangga terpenting dan sebagai sahabat tercinta," ujarnya.

"Tak lama setelah saya jadi Perdana Menteri, dalam kunjungan perdana ke luar negeri, saya mendatangi sekolah dengan murid-murid yang antusias," ujar PM Morrison.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved