Berita Nasional

Data Veronica Koman Dibilang Sampah Oleh Mahfud MD, Kontras: Seharusnya Dijawab dengan Data

Terkait pernyataan Mahfud MD soal data dari Veronica Koman, Kontras ikut angkat bicara. Seharusnya data tersebut diuji terlebih dahulu.

Data Veronica Koman Dibilang Sampah Oleh Mahfud MD, Kontras: Seharusnya Dijawab dengan Data
Kompas.com
Staf Advokasi Hak Sipil dan Politik KontraS, Arif Nur Fikri di Komnas HAM, Jakarta, Senin (10/10/2016). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait pernyataan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Mahfud MD yang mengatakan bahwa data milik pengacara HAM Veronica Koman adalah sampah, Kepala Divisi Pembelaan Hak Asasi Manusia Kontras Arif Nur Fikri angkat bicara.

Menurut Arif, seharusnya pemerintah mengecek terlebih dahulu data yang diberikan ke Presiden Joko Widodo tersebut.

Data dari Veronica menunjukkan 57 tahanan politik serta 234 korban sipil tewas di Nduga sejak Desember 2018.

"Seharusnya data itu diuji oleh pemerintah, bukannya malah langsung menolak kritikan tersebut dengan mengatakan bahwa data itu hanya sampah," kata Arif pada Kompas.com, Rabu (12/2/2020).

Arif pun mempertanyakan, apakah selama ini pemerintah sudah mengeluarkan data terkait jumlah korban di Nduga.

Apabila ada pihak yang memberikan data soal korban, seharusnya pemerintah membalasnya dengan data juga.

"Data itu yang benarnya harus dijawab dengan data juga oleh pemerintah," ungkap dia.

Kontras sendiri tidak mau berkomentar lebih jauh soal data milik Veronica.

Ia hanya menegaskan bahwa sampai saat ini Kontras masih melakukan pengecekan terhadap data tersebut.

Diberitakan, Menko Polhukam Mahfud MD menilai, data yang diberikan Veronica Koman kepada Presiden Jokowi tidak penting.

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved