Andre Klarifikasi Tiga Jam: Menghadap Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra  

Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade memberikan klarifikasi kepada Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra terkait isu menjebak pekerja seks

Andre Klarifikasi Tiga Jam: Menghadap Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra   
Tribun Papua
Grebek PSK, Andre Rosiade Ngotot Tidak Menyalahi Kewenangan, Mengaku Kader Patuh Gerindra 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade memberikan klarifikasi kepada Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra terkait isu menjebak pekerja seks komersial (PSK) di DPP Partai Gerindra, Jakarta, Selasa (11/2). Pada kesempatan tersebut Andre Rosiade memberikan keterangan kronologis penjebakan PSK di Kota Padang, Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

WHO Periksa Peralatan Deteksi Corona Indonesia

Berdasarkan pengamatan Tribun Network di Kantor DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade memberikan klarifikasi kepada Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra selama tiga jam. Kegiatan ini dimulai pukul 13.00 WIB.

"Saya sudah memberikan keterangan sebenar-benarnya, memberi keterangan kronologis seutuhnya ke Mahkamah Kehormatan," tutur Andre di DPP Partai Gerindra.

Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini menuturkan hampir semua anggota Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra mengajukan pertanyaan kepada dia. Namun demikian, Andre mengaku tidak ingat berapa jumlah pertanyaan yang dilontarkan.

"Hampir semua anggota majelis bertanya, makanya agak lama. Ahamdulillah acara berjalan baik, saya diberikan kesempatan beri klarifikasi," ujar Andre.

"Intinya semua yang berkembang di publik semua isu yang jadi pertanyaan publik sudah saua jawab di Mahkamah Kehormatan partai," sambung dia.

Andre menegaskan dia tidak menyalahi kewenangannya sebagai anggota dewan karena ikut dalam penggerebekan PSK. Ia mengatakan hanya menyalurkan aspirasi karena ada laporan masyarakat yang resah oleh keberadaan prostitusi di Padang.

"Kalau masyarakat lapor ke saya, maka saya teruskan laporannya, kan anggota DPR dipilih oleh masyarakat untuk salurkan aspirasi," ujar Andre.

Saat disinggung optimistis tidak melanggar etik, Andre mengatakan hal itu merupakan kewenangan dari pimpinan khususnya Mahkamah Kehormatan Partai. Andre hanya menegaskan dirinya berusaha menjadi kader yang patuh, taat, dan loyal kepada partai.

Korban Tewas Virus Corona 1.019 Orang: Presiden Xi Jinping Pakai Masker

"Pokoknya saya kader loyal, taat, dan patuh apa kata pimpinan," pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved