Tingkatkan Kesejahteraan Desa, Pemkab Minahasa Gelar Lomba PAAR dan UP2K

Ia juga mengatakan supaya kegiatan ini bermanfaat bukan hanya saat penilaian tetapi akan terus berjalan sebagai tugas dan tanggung jawab TP-PKK.

Tingkatkan Kesejahteraan Desa, Pemkab Minahasa Gelar Lomba PAAR dan UP2K
Istimewa
Tingkatkan Kesejahteraan Desa, Pemkab Minahasa Gelar Lomba PAAR dan UP2K 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Fenny Ch M Roring-Lumanauw didampingi Wakil Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong meninjau pelaksanaan dan penilaian lomba-lomba di tiga desa di Kecamatan Kawangkoan Barat, Selasa (11/2/2020).

Desa yang dikunjungi diantaranya, Kayuwi Satu dan Kanonang Lima untuk lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) dan Desa Kanonang Dua untuk lomba Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Tingkat Kabupaten Minahasa.

Pada kesempatan tersebut Fenny pun berharap agar kegiatan ini dapat menjadi pedoman bagi program-program yang dapat diikuti bagi seluruh desa di Kabupaten Minahasa.

Ia juga mengatakan supaya kegiatan ini bermanfaat bukan hanya saat penilaian tetapi akan terus berjalan sebagai tugas dan tanggung jawab TP-PKK.

"Semoga apa yang kita lakukan hari ini akan bermanfaat untuk kita semua, bukan hanya saat penilaian namun akan terus berjalan sebagai tugas dan tanggung jawab TP-PKK," ungkap first lady Minahasa itu.

Selain itu Ketua TP PKK Minahasa juga menambahkan, "bagi desa yang mendapatkan nilai terbaik akan diutus untuk mengikuti lomba di tingkat Provinsi," ujarnya.

Diketahui, lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) juga menjadi bagian dalam program meminimalisir kasus stunting di Kabupaten Minahasa.

Masyarakat Minahasa tentunya harus mengetahui penyebab adanya balita yang terindikasi Stunting, karena itu pencegahan serta upaya dalam meminimalisir terjadinya stunting perlu diaplikasikan berupa sosialisasi kepada masyarakat terutama Ibu hamil, agar terus menjaga Asupan Gizi Balita (AGB) sejak dalam kandungan.

Hal ini dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa dr Maya Rambitan Mkes saat dikonformasi, Senin (10/2/2020).

“Untuk awal tahun 2020 ini kami berupaya agar tahun ini untuk pencegahan balita terkena stunting, selain dari balita, pola tersebut harus dijaga sejak seribu hari pertama kehidupan. Hal itu bisa melalui asupan makanan, pola asuh dan kebersihan sanitas, yang paling penting juga dimasa kehamilan,” kata Rambitan. (Eas)

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved