Berita Nasional

Pria Ini Minta Pemerintah Hati-hati ISIS Punya Doktrin Berpura-pura di Depan Musuh

Menurutnya, Eks ISIS tidak bisa hanya sekedar menulis surat pernyataan di atas kertas pro-NKRI.

Pria Ini Minta Pemerintah Hati-hati ISIS Punya Doktrin Berpura-pura di Depan Musuh
AFP
Pasukan ISIS berpawai di Raqqa, Suriah, pada awal bulan ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hingga kini wacana pemulangan lebih dari 600 WNI eks Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)

ke Tanah Air menuai polemik dan perdebatan banyak pihak.

Padahal belum ada keputusan dari pemerintah soal wacana tersebut.

Banyak pihak yang menolak pemulangan WNI eks ISIS tersebut.

Pengamat terorisme dari Universitas Indonesia, Ridlwan Habib mengingatkan pemerintah, bahwa terkait dengan

ideologi yang dianut ISIS, merupakan hal yang sulit dideteksi.

Peneliti terorisme dan intelijen dari Universitas Indonesia (UI), Ridlwan Habib, menjadi pembicara pada diskusi terkait Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), di kantor redaksi Tribun, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2015). TRIBUNNEWS/HERUDIN
Peneliti terorisme dan intelijen dari Universitas Indonesia (UI), Ridlwan Habib, menjadi pembicara pada diskusi terkait Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), di kantor redaksi Tribun, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2015). TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN )

Apalagi di Indonesia belum ada prosedurnya.

"Misalnya ada juga kasus mantan napi yang tidak berhasil sembuh."

"Yang kemudian justru mantan napi begitu keluar dari penjara walaupun dia sudah menandatangani pembebasan

bersyarat, dia justru kemudian bermain lagi, mengebom lagi," ujar Ridlwan seperti dikutip Tribunnews.com dari

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved