Berita Bitung

Penganiayaan Bayi oleh Ayah Kandung di Bitung, Ini Tanggapan Kadis P3A Soal Kota Layak Anak

Sebagai kota layak anak, bukan berarti tidak ada kasus atau masalah terhadap anak dan perempuan. Kita tidak bisa mengetahui jalan pikiran orang

Penganiayaan Bayi oleh Ayah Kandung di Bitung, Ini Tanggapan Kadis P3A Soal Kota Layak Anak
Istimewa
Bayi (diblur) korban penganiayaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penganiayaan bayi berumur 6 bulan dilakukan ayah kandung terjadi di Kota Bitung.

Merianti Dumbela, kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Bitung, menepis kabar yang menyatakan predikat kota Layak anak Bitung 'tercoreng' dengan peristiwa dugaan kekerasan terhadap anak.

"Sebagai kota layak anak, bukan berarti tidak ada kasus atau masalah terhadap anak dan perempuan. Kita tidak bisa mengetahui jalan pikiran orang atau masyarakat," jelas Merianti, Senin (10/2/2020).

Terkait dengan kasus kekerasan terhadap anak pihaknya sudah melakukan upaya dan tindakan pencegahan.

Pra-Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Bayi oleh Ayah Kandung, Keluarga Sempat Tak Mau Lapor Polisi

Seperti sosialisasi kepada pemerintah Kecamatan, agar menyampaikan kepada kepala lingkungan dan ketua RT, mengedukasi masyarakat kalau ada tindakan kekerasan pada anak dan perempuan ada hukum yang dikenakkan.

"Ketika peristiwa terjadi kami langsung cari titik persoalannya dan melakukan pendampingan kepada korban. Kalau belum ditangani aparat kepolisian kami melakukan mediasi terlibih dahulu kepada para pihak," tandasnya.(crz)‎

OD-SK 4 Tahun Pimpin Sulut, Richard Sualang Beber 3 Poin Capaian Kinerja

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved