Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan Steven Indy

Polisi Kesulitan Mengejar Pelaku Pembunuhan, Ternyata Ini Alasannya

"Kami kesulitan karena hp mereka sudah non aktif dan mereka ada di Palu," kata AKBP Grace, Jumat (7/2/2020).

Tayang:
Penulis: | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Polisi Kesulitan Mengejar Pelaku Pembunuhan, Ternyata Ini Alasannya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak kepolisian Minut saat ini sulit mengungkap kedua pelaku pembunuhan Steven Indy (30-an) warga Kelurahan Rap-rap, Kecamatan Airmadidi, Minahasa Utara (Minut).    

Kepada Tribun Manado Jumat (7/2/2020), Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau mengatakan, pihaknya kesulitan mengungkap pelaku yang saat ini sudah mematikan handphone mereka.  

Dikatakan Kapolres, kedua pelaku, sesuai pelacakan tim siber saat ini berada di Palu.

"Kami kesulitan karena hp mereka sudah non aktif dan mereka ada di Palu," kata AKBP Grace, Jumat (7/2/2020).

Grace menginstruksikan kepada anggotanya untuk mengejar para pelaku dan bekerja sama dengan kepolisian Palu. (fer)

Pelaku Pembunuhan Diminta Segera Menyerahkan Diri, Kapolres Minut: Polisi Pasti Menemukan Kalian

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Berita Terkait

Polres Minahasa Utara terus melakukan pengembangkan beberapa pelaku tewasnya Steven Indy (30-an) warga Kelurahan Rap-rap Kecamatan Airmadidi, Minut yang diduga akibat dibunuh pada beberapa waktu lalu.

Bahkan kejadian tersebut adi trending topik di masyarakat bahkan di sosmed.

Korban tewas mengenaskan, (3/2/2020) lalu dan korban sudah dimakamkam, sejak (5/2/2020).

Pasalnya, selain berasal dari keluarga besar Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Minut dan Almarhum Steven merupakan sosok pria yang supel sehingga banyak teman.

Sangat disayangkan nasib Steven kurang beruntung karena lelaki berparas ganteng ini ditemukan dalam keadaan tewas mengenaskan karena ada beberapa luka ditubuhnya yang diduga kuat, akibat benda tajam.

Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau ketika dikonfirmasi mengaku beberapa saat setelah kejadian, ia langsung menurunkan aparat melakukan pengembangan.

"Terduga otak pelakunya sudah menyerahkan diri keesokan harinya. Oleh Penyidik, dia sudah di BAP sejak (Rabu 05/02/2020). Sementara kami menduga pelaku ada 3 orang," ujar Kapolres Minut. Jumat (7/2/2020).

Dikatakan Kapolres, mengingat kasus ini cukup runyam, maka pihaknya belum menetapkan status untuk si terduga otak pelaku sebagai apa.

"Penetapan status Tersangka nanti akan diungkap setelah 2 dari 3 Tersangka yang masih dalam pelarian, ditangkap," kata Rahakbau.

Ditanya nama atau inisial terduga sebagai otak pelaku yang sudah di BAP pihaknya, menurut Rahakbau, untuk mempermudah proses hukum nanti, inisial sang oknum cuma dapat disebut bagian depannya saja.

"Si terduga sebagai otak pelaku berinisial R, nama belakangnya saya belum bisa sebutkan. Dan sekali lagi, kami masih memburu 3 diantaranya, belum ada penetapan status atas dirinya," kata Rahakbau.

Sedangkan untuk keluarga korban, Kapolres menyampaikan belasungkawa, dan berjanji, akan memburu para terduga pelaku pembunuhan Almarhum Steven Indy sampai dapat.

"Untuk keluarga kami minta agar menahan diri, jangan sampai berpikir yang tidak-tidak, serahkan kepada kami agar kami tegakkan keadilan sesuai hukum yang berlaku. Bagi para pelaku yang masih buron, diminta sebaiknya menyerahkan diri saja secara baik-baik, daripada ditangkap petugas nanti," pungkas Rahakbau.

Ia sudah memerintahkan anggotanya untuk mengambil sikap tegas sesuai Prosedur Tetap (Protap) Anggota Polri.

"Ingat, kemanapun kalian lari, polisi pasti menemukan kalian. Jadi sebaiknya serahkan diri saja daripada terjadi hal-hal tak di inginkan," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved