Berita Boltim

Dinas Pertanian Boltim Sikapi Aspirasi Petani Desa Bongkudai Selatan

alsintan berjenis alat berat untuk kebutuhan petani di Kabupaten Boltim merupakan aset Pemerintah Pusat yang dikelola lewat Brigade Alsintan

Dinas Pertanian Boltim Sikapi Aspirasi Petani Desa Bongkudai Selatan
Tribun manado / Siti Nurjanah
Dinas Pertanian Boltim Sikapi Aspirasi Masyarakat Desa Bongkudai Selatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bentuk aspirasi petani Desa Bongkudai Selatan, Kecamatan Mooat terhadap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atas kebutuhan petani di desa tersebut, disikapi serius oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bolmong Timur (Boltim).

Kepala Dinas Pertanian Boltim Ir Hi Setiono membenarkan adanya pertemuan antara Dinas Pertanian dengan masyarakat petani Desa Bongkudai Selatan yang difasilitasi DPRD pada Selasa 4 Februari 2020

Menyikapi keluhan masyarakat Bongkudai Selatan, Ia menjelaskan, alsintan berjenis alat berat untuk kebutuhan petani di Kabupaten Boltim merupakan aset Pemerintah Pusat yang dikelola lewat Brigade Alsintan atau pasukan alsintan untuk proses pengelolaanya.

“Itu statusnya masih aset pemerintah pusat, bukan berarti alsintan traktor itu diserahkan dalam bentuk bantuan. Namun, sistem pengelolaanya dikelola oleh brigade alsintan Kabupaten yang terbentuk dalam Peraturan Bupati (Perbup) 2019 lalu,” jelasnya.

Kisah Unik 30 TKA PT Conch dari Tiongkok, Begitu Tiba di Bandara Langsung Cari Alkohol

Tambahnya, berkaitan dengan hal tersebut sudah jelas Pentunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku secara menyeluruh oleh Pemerintah Pusat.

“Dalam Perbup, biaya operatornya adapun biaya pemeliharaanya juga ditanggung oleh pengguna berdasarkan juknis dari Pemerintah Pusat,” ungkap Setiono.

Menanggapi adanya dugaan alsintan yang diperjual belikan, Setiono mengaku belum menerima laporan dari petugas penyuluh.

Ini Daftar CASN Yang Lulus Passing Grade di Bolsel

Ia pun memaparkan, pengawasan alsintan yang diserahkan kepada kelompok petani diperkuat dengan Surat Perjanjian Kerjasama Opersional (SPKO) antara Dinas dengan kelompok.

“Pada perjanjian tersebut sudah jelas pada pasal tujuh bahwa, pihak penerima atau pihak kedua bertanggunjawab apabila dengan sengaja merusak, menghilangkan dan atau menjual alsintan tersebut akan diproses sesuai ketentuan,” paparnya.

Lanjutnya, pihak dinas juga melakukan monitoring dan pengawasan. Apabila ada informasi adanya oknum penerima yang menjual belikan alsintan maka akan dilakukan penelusuran.

Sulut United Bakal Uji Tanding Lawan Bhayangkara FC atau PSM Makasar di Manado

"Pihak dinas akan membentuk tim investigasi untuk menelusuri dugaan masyarakat,” terang Setiono.

Intinya, hadir alsintan berjenis traktor di wilayah Kabupaten Boltim tidak lain adalah upaya Dinas pertanian untuk memfasiliatasi kebutuhan petani.

“Dinas selalu berupaya memberikan terbaik terhadap masyarakat. Sejauh ini, kita perlu berterimakasih kepada pemerintah pusat yang sudah memberikan bantuan alsintan jenis alat berat untuk mendukung suksesnya program pertanian di Boltim,” ucapnya. (ana)

ASN Protes Kena Roling, Masukkan Permohonan Hearing ke DPRD, LBH Siap Advokasi

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved