Rocky Gerung "Bongkar" Permainan Kasus Harun Masiku, Singgung Kekuasan Jokowi: Ini Sudah Keropos

Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi kasus pelarian mantan calon legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Harun Masiku

Rocky Gerung
Warta Kota
Rocky Gerung - Pengamat Politik 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi kasus pelarian mantan calon legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku.

Dia mengatakan, kasus Harun Masiku ini merupakan 'permainan' dari para penguasa negeri.

"Permainan semacam ini dengan mudah dibongkar karena logika pembelaannya compang-camping," ujar Rocky Gerung.

Dia juga mengatakan, publik sebenarnya sudah membaca permainan tersebut.

Foto politikus PDIP Harun Masiku semasa masih menjadi anggota Partai Demokrat. Harun kini menjadi buronan KPK.
Foto politikus PDIP Harun Masiku semasa masih menjadi anggota Partai Demokrat. Harun kini menjadi buronan KPK. (KPU)

FAKTA, 7 Wanita Dibawah Umur Terlibat Prostusi Online MiChat, Ditemukan Mabuk Lem Ehabon dan Miras

Rocky juga mengungkapkan bahwa pada akhirnya publik jadi lebih percaya Tempo, salah satu media yang membongkar soal keberadaan Harun Masiku, daripada Hasto Kristiyanto, Yasonna Laoly, maupun Jokowi.

"Jadi pada akhirnya publik tahu kalau semua kekuasaan itu gak bisa dipercaya. 'Kan cuma itu pelajaran bagus yang kita peroleh," ujarnya.

"Jadi delegitimasi itu berjalan terus karena ketidakmampuan kekuasaan bersikap jujur terhadap peristiwa itu," imbuhnya.

Rocky menambahkan, selama pemerintahan Jokowi berkuasa, keadilan itu bukan konsepsi etis lagi melainkan instruksi kekuasaan.

"Jadi kalau terjadi hal semacam itu, orang mau cari keadilan tapi menunggu perintah politik, itu tanda pertama bahwa ada yang decay (membusuk) dalam kekuasaan," jelas Rocky.

Facrul Razi, Mantan Tentara Jadi Menag (2): Ibarat Pakaian Putih Terkena Setitik Noda

Ia menjelaskan, publik menganggap bahwa terlalu banyak kebohongan di pemerintahan.

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved