Berita Boltim

Ini Penjelasan Kadis PMD Soal Perbedaan Besaran Alokasi Dana Desa Bongkudai Selatan dan Desa Lainya

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menyikapi tuntutan yang masuk dalam pernyataan sikap masyarakat tani

Ini Penjelasan Kadis PMD Soal Perbedaan Besaran Alokasi Dana Desa Bongkudai Selatan dan Desa Lainya
Tribun manado / Siti Nurjanah
Kadis PMD Boltim Uyun K Pangalima 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menyikapi tuntutan yang masuk dalam pernyataan sikap masyarakat tani dalam aspirasinya di kantor DPRD Boltim, Selasa (4/2/2020).

Sebelumnya, dalam aspirasi masyarakat tersebut sempat menyentil soal tidak meratanya alokasi dana desa.

Koordinator aksi lapangan Fernando Kamasi mengampaikan bahwa pihaknya meminta kepada Dinas PMD untuk menjelaskan secara rinci terkait penurunan dana Desa Bongkudai Selatan, karena menurutnya tidak ada keadilan dalam pembagian dana desa.

"Pemkab Boltim justru menaikan dana Desa Bongkudai Baru Bersatu sekitar Rp 700 juta dan Desa Guaan Bersatu sekitar Rp 1 miliar dengan selisih Rp 300 juta hingga Rp 350 juta," jelasnya.

Masyarakat Bongkudai Selatan Datangi DPRD Boltim, Ini Aspirasi Mereka

Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas PMD Boltim Uyun K Pangalima kepada Tribunmanado.co.id, membenarkan bahwa adanya perbedaan alokasi dana Desa antara Desa Bongkudai Selatan dan Bongkudai Baru Bersatu.

"Iya betul berbeda, dan memang berbeda, karena di setiap desa itu alokasi dana desanya berbeda," tegasnya.

Masyarakat Bongkudai Datangan DPRD Boltim
Masyarakat Bongkudai Datangan DPRD Boltim (Tribun manado / Siti Nurjanah)

Menurutnya, untuk penetapan jumlah alokasi dana desa itu ditetapkan oleh kementrian berdasarkan profil desa yang ditampilkan oleh desa.

"Hal itu sesuai dengan Permenkeu Nomor 199/PMK.07/2017 tentang tata cara pengalokasian dana desa setiap kabupaten/kota dan penghitungan rincian dana desa setiap desa," ucapnya.

Lanjutnya lagi, rincian dana desa setiap daerah kabupaten/kota dialokasikan merata berdasarkan alokasi dasar, alokasi afirmasi, alokasi kinerja, dan alokasi formula. Pagu alokasi dasar ditetapkan sebesar 69% dari anggaran dana desa dibagi secara merata kepada setiap desa secara nasional.

Rio Dondokambey, Putra Gubernur Sulut, Jabat Ketua PAC PDI Kecamatan Wenang

"Pagu alokasi afirmasi dihitung sebesar 1,5% dari anggaran dibagi secara proporsional kepada desa tertinggal dan desa sangat tertinggal yang memiliki jumlah penduduk miskin tinggi. Lalu, pagu alokasi kinerja dihitung 1,5% dari anggaran dibagi kepada desa berkinerja terbaik," ucapnya.

Lanjutnya, sedangkan pagu alokasi formula dihitung sebesar 28% dari anggaran dibagi berdasarkan jumlah penduduk desa, angka kemiskinan desa, luas wilayah desa, dan tingkat kesulitan geografis desa. Sehingga setiap desa itu berbeda jumlahnya," ucapnya.

Ia menjelaskan, terkait data desa calon penerima alokasi dana desa dikirim oleh desa kepada kementrian melalui aplikasi tertentu yang sudah ada di desa. (ana)

Wabup Robby Dondokambey Menyambut Kedatangan Kalapas Tondano yang Baru

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved