Tarkam
Tarkam Imandi Tambun, Camat Minta Pelaku Ditindak Tegas
Warga menaruh pos kamling di jalan desa. Alasan warga melakukan hal unik tersebut adalah kecewa dengan pecahnya tarkam kali ini.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Proses damai Kelurahan Imandi dan Desa Tambun di Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong yang digagas Pemkab Bolmong dan Polres Kotamobagu pertengahan tahun lalu buyar seketika.
Minggu (2/2/2020), tarkam kembali pecah antara dua kampung bertetangga tersebut.
Baku hantam terjadi disusul dengan pemblokiran jalan oleh warga Kelurahan Imandi.
Warga menaruh pos kamling di jalan desa. Alasan warga melakukan hal unik tersebut adalah kecewa dengan pecahnya tarkam kali ini.
Mereka beranggapan pos tersebut tak ada gunanya.
Camat Dumoga Timur Jootje Tumalun menyesalkan aksi tawuran tersebut.
"Ini sangat disayangkan," kata dia.
Tumalun membeber, akar masalah pertikaian hanya sepele.
Dari persoalan sekelompok pemuda kemudian menjalar jadi masalah umum.
Ia meminta aparat menindak tegas para pelaku kekerasan.
"Dari masalah pribadi jadi masalah sekampung," kata dia.
Ia menuding adanya oknum yang sengaja memanaskan situasi.
"Saya minta pelaku ditindak tegas, karena telah merusak kedamaian di sini," kata dia. (art)
• OD-SK Beri Tanda Mata ke Jemaat GMIST Ulu Siau, Ada Khusus Untuk Lansia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/warga-imandi-blokir-jalan-dengan-pos-kamlingtarkam-dumoga-pecah-lagi.jpg)