Breaking News:

Evakuasi WNI di China

WNI dari China Dikarantina di Natuna Tanpa Sosialisasi, Pemuda Daerah: Kami Ketakutan dan Terkejut

Diketahui, Pemerintah Indonesia akan memulangkan warga negara Indonesia dari Wuhan.

YouTube Talk Show tvOne
Tokoh Pemuda Natuna, Haryadi menyatakan masyarakat menolak adanya karantina WNI dari Wuhan di Natuna. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tokoh Pemuda Natuna, Haryadi menyatakan masyarakat menolak adanya karantina WNI dari Wuhan di Natuna.

Diketahui, Pemerintah Indonesia akan memulangkan warga negara Indonesia dari Wuhan.

Pemerintah telah menetapkan hanggar Lanud Raden Sadjad di Natuna sebagai tempat observasi WNI yang dievakuasi dari Wuhan.

Adanya penetapan ini menuai penolakan dari warga Natuna karena khawatir akan berdampak pada menyebarnya virus corona.

Dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam yang diunggah di kanal YouTube Talk Show TVOne, Sabtu (1/2/2020), Haryadi menjelaskan mengapa masyarakat menolak karantina dilakukan di Natuna.

"Kita menolaknya karena dengan alasan yang sangat jelas sekali bagi kita untuk menolaknya," ujar Haryadi.

Tokoh Pemuda Natuna Haryadi
Tokoh Pemuda Natuna Haryadi ((Tangkap Layar YouTube Talk Show TVOne).)

Alasan yang pertama menurut Haryadi, tidak ada sosialisasi yang dilakukan pemerintah pusat terhadap masyarakat di Natuna soal karantina ini.

"Tiba-tiba datang dan mengejutkan masyarakat, wabah corona ini sudah menjadi sesuatu yang menakutkan bagi masayarakat."

"Tiba-tiba datang begitu saja untuk karantina di Natuna, masyarakat jadi terkejut. Otomatis masyarakat kita ketakutan dan menolaknya," ungkapnya.

Haryadi yuga meluruskan pernyataan yang menyebut jarak Bandara TNI Angkatan Udara Lanud Raden Sadjad ini jauh dari pemukiman masyarakt.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved