Breaking News:

Evakuasi WNI di China

Pesawat yang Membawa 245 WNI dari Wuhan Tiba di Tanah Air

Pesawat Batik Air yang membawa 245 WNI dari Wuhan, China akhirnya mendarat di Tanah Air. Maskapai tersebut tiba tepat pada pukul 08.30 WIB.

KOMPAS.COM/HADI MAULANA
Batik Air pembawa 245 WNI yang dipulangkan dari Wuhan, mendarat di Tanah Air, tepat pada pukul 08.30 WIB dan mendarat dengan aman di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau. 

"Artinya kan dia menularnya masih droplet infection atau airborne infection itu kan juga belum tahu."

"Nah kalau misalnya droplet infection itu pun jaraknya 1-5 meter pun juga tidak terkena," kata Wiedra.

Menurut Wiedra, yang terpenting masyarakay jangan dulu resah dengan anggapan virus ini mematikan.

"Kita lihat bahwa SARS pada 2003 itu juga lebih tinggi ya 10 persen (angka kematian)."

"Kalau ini (virus corona), kita lihat virus yang ditakuti masyarakat ini angka kematiannya baru sekira 4 persen," ungkapnya.

Wiedra juga menyebut, korban meninggal akibat virus ini mayoritas adalah orangtua dengan penyakit lain yang diderita.

"Tapi saya sih mengimbau aja bahwa masyarakat jangan terlalu berlebihan untuk menanggapi bahwa penyakit ini sangat berbahaya begitu," ungkap Wiedra.

Wiedra menegaskan, bahwa WNI yang akan dipulangkan dari Wuhan semuanya dalam kondisi dan keadaan yang sehat.

"Tapi mari kita sama-sama untuk melihat atau kita sikapi, bahwa WNI kita yang datang ini adalah warga negara yang sehat."

"Dan akan diobservasi terus menerus oleh tenaga kesehatan," jelasnya.

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved