Skandal Jiwasraya

Keteguhan Fraksi Demokrat Untuk Loloskan Pembentukan Panja Jiwasraya

Pendirian Fraksi Demokrat di DPR RI sudah teguh, bahwa penyelesaian masalah atas dugaan mega skandal korupsi di tubuh PT Asuransi Jiwasraya (Persero)

kontan.co.id
Kantor PT Asuransi Jiwasraya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pendirian Fraksi Demokrat di DPR RI sudah teguh, bahwa penyelesaian masalah atas dugaan mega skandal korupsi di tubuh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hanya bisa diselesaikan melalui pembentukan panitia khusus (Pansus) Jiwasraya.

Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menilai, pembentukan panitia kerja (panja) Jiwasraya yang saat ini sudah dilakukan DPR tidak bisa menyelesaikan pengusutan skandal ini secara komprehensif.

"Kami tetap memperjuangkan (pembentukan) pansus karena supaya pembahasan, pendalaman, dan lainnya secara terkoordinasi secara komperhensif secara terang benderang terhadap beberapa yang dianggap spekulasi," kata Herman di sebuah acara diskusi di Jakarta, Minggu (2/2/2020).

Herman menuturkan, permasalahan yang kini membelit Jiwasraya merupakan persoalan bangsa.

Ia menyatakan, pembentukan pansus diharapkan kejadian yang sama tidak terulang di dalam tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya.

"Kita tidak ada target-targetan, tidak ada sasaran ingin membuka persoalan ini supaya kemudian hari tidak terjadi lagi, supaya di kemudian hari semua akan terbuka," ujarnya.

"Segelintir orang mengambil atau merampok uang nasabah rakyat. Kami ingin tidak terjadi krisis lebih besar menjauhkan dari hal substantif dan politis," imbuhnya.

Untuk merealisasikan pembentukan pansus Jiwasraya, Herman menyatakan Fraksi Demokrat sedang melobi sejumlah fraksi di DPR.

"Kita juga ingin melihat apakah ada fraksi lain yang interest pada pansus ini."

"Tapi selebihnya bahwa kami ingin mengubah perasaan saja pada teman teman lain untuk sama-sama memahami bahwa penyelesaian persoalan Jiwasraya tidak cukup dengan panja. Harus lebih baik lagi melalui pansus," tukas dia.

Halaman
12
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved