News

7 Tahanan Keroyok Polisi Piket Jaga, 1 Pelaku Tewas Ditembak, Gelagat Dalangnya Tak Bisa Ditebak

Tahanan yang berinisial IK tersebut, menurut Yan Budi Jaya merupakan otak dari aksi melarikan diri ketujuh tahanan tersebut.

Ilustrasi Foto Istimewa
ILUSTRAI - 7 tahanan kabur dari Mapolsek 

"M Akip mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 3 kali ke udara untuk memerintahkan Tahanan tidak melarikan diri," terang Zahwani Pandra Arsyad.

Namun, kata Zahwani Pandra Arsyad, tembakan peringatan tidak digubris.

Kemudian, terus Zahwani Pandra Arsyad, anggota mengarahkan senjata ke arah para Tahanan yang melarikan diri.

"Lalu melepaskan tembakan sebanyak 2 kali dengan jarak tembakan 200 meter dan mengenai 2 orang Tahanan," tambah Zahwani Pandra Arsyad.

Mendengar adanya suara tembakan, ucap Zahwani Pandra Arsyad, masyarakat sekitar membantu anggota polisi untuk melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para Tahanan yang melarikan diri.

Saat ini, menurut Zahwani Pandra Arsyad, personel gabungan dari Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjungkarang Barat serta dibantu oleh seluruh polsek jajaran Polresta Bandar Lampung masih melakukan pengejaran terhadap satu orang Tahanan yang berhasil melarikan diri.

"Selain itu melakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara terhadap Tahanan yang mengalami luka tembak," tandas Zahwani Pandra Arsyad.

Saksi Mata Histeris

Saksi mata Nur Cahyanti teriak histeris melihat salah seorang anggota polisi sendirian mengejar Tahanan yang melarikan diri dari sel Polsek Tanjungkarang Barat (TKB), Sabtu (1/2/2020).

Nur yang memiliki warung makan berada tepat di depan Polsek TKB mengatakan, sekira pukul 07.00 WIB, ia tengah berdiri di depan warung menunggu pembeli.

"Saya lihat benar Tahanan lari dari atas, dari arah kantor polsek. Terus lihat anggota polisi lari mengejar Tahanan ini sambil teriak ada yang Kabur. Saya teriak-teriak, awas pak, awas!" cerita Nur kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu sore.

"Karena saya kenal benar polisinya, memang biasa pesan (nasi) uduk di sini, saya ngeladenin makan," tambah perempuan berusia 41 tahun ini

Namun begitu, Nur tidak mengetahui pasti, berapa orang Tahanan yang Kabur.

Nur mengaku hanya melihat beberapa Tahanan lari tanpa mengenakan baju Tahanan menuju ke arah jalan raya utama Jalan Imam Bonjol.

"Dikasih tembakan peringatan nggak gubris, jadi ditembak terus terkapar di jalan, dekat polsek," papar Nur.

Menurut Nur, kejadian berlangsung begitu cepat.

Nur juga melihat polisi yang mengejar mendapatkan luka lebam di bagian pipi sebelah kanannya.

Informasi yang didapatkan Nur, aparat polisi ini sempat dipukuli Tahanan yang Kabur sebelum melakukan upaya pengejaran.

"Pak Polisinya sempat diserang di lapas dalam, sebelum Tahanan pada Kabur. Itu Tahanan yang terkapar di jalan sempat dibiarkan ada satu jam karena polisinya ngejar Tahanan lainnya yang belum tertangkap," imbuh Nur.

Saat kejadian Tahanan Kabur, tutur Nur, polsek dalam kondisi sepi, karena anggota polisi kebanyakan apel di polresta.

"Kalau awal bulan kan memang apel ke polresta, jadi memang sepi kondisinya di polsek kalau pas jam-jam apel," beber Nur.

Nur mengaku masih syok menyaksikan langsung kejadian Tahanan Kabur ini dan berharap tidak terulang kejadian serupa.

"Saya lihat benar, jelas, dari warung ini. Jangan sampai lihat lagi," tandas Nur.

Kabid Humas Polda Benarkan

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan jika ada tujuh Tahanan yang Kabur dari sel Tahanan dari Polsek Tanjungkarang Barat (TKB).

Dia menjelaskan jika dua diantaranya sudah berhasil ditangkap.

Namun satu diantaranya melawan saat hendak ditangkap sehingga ditembak paksa hingga meninggal dunia.

"Saya dapat informasi tujuh Tahanan yang melarikan diri, dua DPO, sisanya saya belum tahu pasti," ungkap Pandra kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu (1/2/2020) siang.

Mengenai informasi lebih jauh dia meminta untuk mengontak Kapolresta Bandar Lampung.

Namun saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon tidak diangkat.

Sebelumnya Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP Hari saat dikonfirmasi juga masih enggan dimintai keterangan.

Hari merespon singkat telepon dari Tribunlampung.co.id dan terdengar panik dan tergesa-beda mengakhiri sambungan telepon.

"Nanti dulu ya, nanti-nanti," ujarnya singkat saat ditanya mengenai Kaburnya Tahanan di polsek tersebut.

Sebelumnya beredar informasi ada sekitar 7 Tahanan yang Kabur dari Polsek Tanjung Karang Barat, Sabtu (1/2/2020) siang.

Dua diantaranya sudah berhasil ditangkap dan satu diantaranya ditembak paksa oleh petugas kepolisian.(Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M)

 Sumber: TribunLampung.co.id

*Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 7 Tahanan Keroyok Polisi Jaga, Satu Tewas Ditembak, Dalangnya Menjadi Buronan, https://www.tribunnews.com/regional/2020/02/02/7-tahanan-keroyok-polisi-jaga-satu-tewas-ditembak-dalangnya-menjadi-buronan?page=all.

Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved