Info Kesehatan

Secara Tak Terduga Paru-Paru Sembuhkan Kerusakan Akibat Merokok, Dokter Sampai Bingung, Kok Bisa?

Akan tetapi, menurut para ilmuwan, syaratnya adalah berhenti merokok agar organ ini dapat bekerja memperbaiki kerusakan tersebut.

Secara Tak Terduga Paru-Paru Sembuhkan Kerusakan Akibat Merokok, Dokter Sampai Bingung, Kok Bisa?
Shutterstock.com/Spectral-Design
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebiasaan merokok tentu memberi dampak buruk bagi kesehatan paru-paru. Namun, ternyata secara ajaib organ pernapasan ini bisa sembuhkan kerusakan akibat rokok.

Melansir BBC Indonesia, Sabtu (1/2/2020), tidak banyak yang mengetahui apabila paru-paru memiliki kemampuan yang nyaris ajaib untuk memperbaiki mutasi kanker akibat merokok.

Akan tetapi, menurut para ilmuwan, syaratnya adalah berhenti merokok agar organ ini dapat bekerja memperbaiki kerusakan tersebut.

Cara membersihkan paru-paru dalam waktu 3 hari
Cara membersihkan paru-paru dalam waktu 3 hari (Internet)

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature ini menunjukkan sejumlah sel yang lolos dari kerusakan akibat merokok dapat memperbaiki paru-paru.

Dari penelitian itu, seperti apakah dampaknya?

Buktinya, ditunjukkan pada pasien yang merokok 20 batang rokok atau sebungkus per hari selama 40 tahun, sebelum dia berhenti merokok.

Ribuan bahan kimia dalam asap tembakau merusak dan mengubah DNA dalam sel paru-paru. Secara perlahan zat kimia itu akan mengubahnya dari yang semula sehat menjadi kanker.

Penelitian ini menemukan daya merusak tersebut terjadi dalam skala masif di dalam paru-paru para perokok, bahkan sebelum mereka menderita kanker.

Ilustrasi rokok elektrik.
Ilustrasi rokok elektrik. (NET)

Hasil penelitian menyebutkan, orang-orang yang berhenti merokok, hingga 40 persen dari sel mereka tampak seperti orang yang belum pernah merokok.

Sebagian besar sel diambil dari saluran udara para perokok yang telah dimutasi oleh tembakau. Sel tersebut mengandung hingga 10.000 perubahan genetik.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved